Bobby Nasution Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan Bus ALS di Sumsel

redaksi
7 Mei 2026 18:39
Medan News 0 32
2 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, memastikan penanganan korban kecelakaan Bus ALS nomor 346 BK 7778 DL di Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, berjalan maksimal.
Hal itu ditegaskan Bobby saat mengunjungi kantor PT Antar Lintas Sumatera (ALS)⁠� di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (7/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bobby berdialog dengan pihak manajemen ALS, keluarga korban, Organda, serta pihak Jasa Raharja terkait proses identifikasi hingga pemulangan korban ke daerah asal.

“Kami turut berduka sedalam-dalamnya. Pemprov Sumut hadir memastikan seluruh korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, dapat ditangani dan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing,” ujar Bobby.
Ia mengatakan, sejak malam kejadian Pemprov Sumut telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait proses evakuasi dan penanganan korban.
Bobby juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi, termasuk kewajiban manifest penumpang dan pengawasan kondisi kendaraan.
“Manifest penumpang sangat penting untuk memudahkan identifikasi korban dan penanganan saat terjadi musibah,” katanya.

Usai pertemuan, Bobby turut menaiki bus rute Medan–Yogyakarta untuk mengingatkan sopir agar mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas.
Direktur PT Antar Lintas Sumatera (ALS)⁠�, Chandra Lubis, menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan bus ALS rute Medan–Semarang tersebut.
Menurutnya, pihak perusahaan telah mengirim tim ke lokasi kejadian serta menyiapkan bantuan akomodasi bagi keluarga korban yang menuju Sumatera Selatan.

“Sementara korban meninggal dunia tercatat 16 orang. Korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit,” ujarnya.
Ia menyebut, berdasarkan informasi awal, kondisi jalan diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan hingga bus keluar jalur dan bertabrakan dengan truk tangki minyak.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja⁠� Sumut, Nasjwin Andi Nurdin, memastikan seluruh penumpang mendapat jaminan santunan.

“Seluruh penumpang dijamin Jasa Raharja. Saat ini proses pendataan masih menunggu identifikasi korban karena sebagian mengalami luka bakar,” katanya. (Reza)