Wong Semprot PLN: Janji 8 Jam, Nyatanya Medan Gelap Hampir Sehari

redaksi
23 Mei 2026 17:06
Medan News 0 1
1 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen menyebut PT PLN ingkar janji setelah pemadaman listrik massal di Kota Medan berlangsung hampir 24 jam, jauh dari estimasi pemulihan yang sebelumnya disebut hanya 6 hingga 8 jam.

Listrik diketahui padam sejak Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 18.45 WIB. Namun hingga Sabtu (23/5/2026), sejumlah wilayah di Kota Medan masih mengalami pemadaman.

“Ini sudah hampir 24 jam listrik padam, berarti mereka ingkar janji. Masyarakat sudah sangat dirugikan, baik dari sisi ekonomi maupun aktivitas masyarakat jadi terkendala,” kata Wong kepada wartawan.

Politisi PDIP itu menilai PLN harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami masyarakat akibat blackout berkepanjangan tersebut.

Menurutnya, kompensasi wajib diberikan karena selama ini pelanggan dikenakan denda jika terlambat membayar tagihan listrik.

“Kalau masyarakat telat bayar listrik kena denda. Sekarang ini kesalahan PLN, jadi harus ada kompensasi juga untuk masyarakat,” tegasnya.

Wong juga meminta PLN segera memberikan kepastian terkait kapan pasokan listrik di seluruh wilayah Kota Medan kembali normal.

“Saat ini masyarakat tidak tahu kapan listrik benar-benar normal. Keluhan sudah banyak, PLN harus memberi kepastian,” ujarnya.

Ia khawatir kondisi gelap berkepanjangan dapat memicu meningkatnya tindak kriminalitas di tengah masyarakat.

“Situasi gelap gulita tentu rawan memancing aksi kriminal. Jangan sampai masyarakat makin dirugikan,” katanya. (Reza)