Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution
MEDAN, kaldera.id – Kabar hilangnya praktik kutipan liar di jalur menuju objek wisata Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk, Berastagi, Kabupaten Karo, mendapat respons positif dari masyarakat. Informasi tersebut mencuat setelah beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan kondisi terbaru di kawasan wisata tersebut.
Dalam video yang diunggah salah satu akun media sosial, terlihat spanduk yang menyatakan tidak ada lagi kutipan liar bagi pengunjung, baik di pintu masuk awal maupun di sejumlah titik yang sebelumnya kerap dikeluhkan wisatawan.
Pemilik akun dalam video itu menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution yang dinilai telah merespons keluhan masyarakat dan turun tangan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menertibkan praktik tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur Bobby Nasution yang sudah membantu menyelesaikan persoalan ini,” ungkap pemilik akun dalam video yang beredar.
Dalam video tersebut juga disampaikan bahwa praktik kutipan liar tidak hanya merugikan wisatawan, tetapi juga berdampak pada citra pariwisata daerah. Keberadaan pungutan yang tidak resmi dinilai dapat mengurangi minat wisatawan berkunjung dan berpotensi merugikan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.
Selain menyampaikan apresiasi, pemilik akun turut berharap Pemerintah Kabupaten Karo memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur menuju kawasan wisata Sidebuk Debuk. Menurutnya, akses jalan yang lebih baik akan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan wisatawan yang berkunjung.
Video itu kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian besar menyambut positif hilangnya kutipan liar yang selama ini menjadi salah satu keluhan utama pengunjung kawasan wisata tersebut.
Namun sejumlah warga juga mengingatkan agar pengawasan tidak berhenti setelah penertiban dilakukan. Mereka berharap pemerintah dan aparat terkait melakukan pemantauan secara berkelanjutan agar praktik serupa tidak kembali muncul.
Pasalnya, persoalan kutipan liar di jalur menuju Sidebuk Debuk sebelumnya beberapa kali menjadi sorotan publik dan sempat berulang meski telah dilakukan penertiban.
Masyarakat berharap kondisi yang kini tercipta dapat dipertahankan sehingga kawasan Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk semakin nyaman dikunjungi wisatawan. Dengan hilangnya kutipan liar dan didukung perbaikan infrastruktur, destinasi wisata unggulan di dataran tinggi Berastagi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pariwisata Kabupaten Karo dan Sumatera Utara secara keseluruhan. (Reza)