Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution
MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mencuri perhatian peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) saat menghadiri pembukaan kegiatan tersebut di Grand City Hall Medan, Rabu (1/7/2026) malam.
Di hadapan puluhan wali kota dari seluruh Indonesia, Bobby secara santai menyinggung sejumlah proyek pembangunan Kota Medan yang ditampilkan dalam video profil pada acara pembukaan. Ia menyebut berbagai pembangunan tersebut merupakan hasil kerja yang dilakukan saat dirinya menjabat Wali Kota Medan periode 2021-2025.
Awalnya, Bobby menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang juga menjabat Ketua Komisariat Wilayah I APEKSI karena berhasil membawa Rakernas APEKSI digelar di Kota Medan.
Menurut Bobby, capaian tersebut merupakan prestasi tersendiri mengingat saat dirinya menjabat Ketua Komwil I APEKSI, kegiatan yang berhasil dilaksanakan hanya sebatas Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil).
“Beliau sangat luar biasa. Dulu saya pernah menjadi Ketua Komwil I, saat itu Medan hanya menjadi tuan rumah Rakorwil. Sekarang Pak Rico bisa mendatangkan Rakernas APEKSI ke Medan. Ini kerja yang sangat baik,” ujarnya.
Suasana kemudian mencair ketika Bobby menyinggung tayangan video pembangunan Kota Medan yang diputar dalam acara tersebut. Dengan nada bercanda, ia mengakui Rico Waas unggul dalam penyelenggaraan Rakernas, namun menegaskan sejumlah pembangunan yang ditampilkan merupakan hasil kerja pemerintahannya saat memimpin Kota Medan.
“Kalau untuk acara Rakernas, Pak Rico menang. Tapi kalau yang ditampilkan tadi, pembangunan-pembangunan yang dipamerkan itu, kalau boleh sombong, Alhamdulillah saya yang bangun,” kata Bobby yang langsung disambut tawa para peserta.
Meski disampaikan dengan nada santai, pernyataan tersebut merujuk pada sejumlah proyek strategis yang direalisasikan selama kepemimpinannya sebagai Wali Kota Medan, di antaranya revitalisasi Stadion Teladan, Lapangan Merdeka, kawasan Kesawan, Kebun Bunga, hingga pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT).
Selain itu, Bobby juga mengapresiasi pelaksanaan Rakernas APEKSI yang menurutnya menjadi forum penting bagi pemerintah kota untuk merumuskan berbagai gagasan dalam meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Ia berharap rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakernas tidak hanya disampaikan kepada pemerintah pusat, tetapi juga kepada pemerintah provinsi agar dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan yang mendukung kebutuhan daerah.
“Kami sangat terbuka menerima rekomendasi-rekomendasi dari APEKSI. Tidak hanya untuk pemerintah pusat, tetapi juga untuk pemerintah provinsi agar bisa menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Rakernas APEKSI XVIII di Kota Medan diikuti para wali kota dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi forum strategis untuk membahas penguatan pelayanan publik, pembangunan perkotaan, serta kolaborasi antarpemerintah daerah. (Reza)