Brahim Diaz tetap menjadi salah satu andalan lini tengah Maroko saat menghadapi Kanada di babak 16 besar Piala Dunia yang berlangsung di Stadion Houston, Minggu (5/7/2026). Foto: google
MEDAN, kaldera.id – Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Maroko dan Kanada di NRG Stadium, Houston, Minggu (5/7/2026) WIB, diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di fase gugur.
Di atas kertas, Maroko lebih diunggulkan berkat pengalaman, kualitas individu, dan konsistensi performa. Namun, Kanada datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejarah lolos ke fase gugur dan mengusung status tuan rumah bersama turnamen ini.
Maroko melangkah ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Belanda melalui adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Sementara Kanada lolos setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 lewat gol telat Stephen Eustáquio pada babak 32 besar.
Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, membawa perubahan signifikan dibanding era Walid Regragui.
Jika pada Piala Dunia 2022 Maroko identik dengan pertahanan rendah dan serangan balik cepat, kini Atlas Lions lebih nyaman menguasai bola melalui skema 4-2-3-1 yang fleksibel berubah menjadi 4-2-2-2 saat menyerang. Fokus permainan berada di sisi kanan yang dihuni kapten Achraf Hakimi, sementara Brahim Diaz dan Ismael Saibari menjadi motor kreativitas di belakang penyerang utama.
Saibari menjadi pemain yang paling patut diwaspadai. Gelandang serang yang baru bergabung dengan Bayern Munchen itu mencetak gol dalam seluruh pertandingan fase grup dan menjadi penentu kemenangan Maroko saat adu penalti melawan Belanda. Selain itu, Maroko masih memiliki Yassine Bounou yang tampil luar biasa di bawah mistar dan menjadi salah satu kiper terbaik turnamen sejauh ini.
Di kubu Kanada, Jesse Marsch kemungkinan tetap mempertahankan formasi 4-4-2 yang menjadi andalannya sepanjang turnamen. Jonathan David menjadi ujung tombak utama dengan dukungan Tajon Buchanan, Stephen Eustáquio, Nathan Saliba, dan Liam Millar dari lini kedua. Kabar baik bagi Kanada adalah pulihnya Alphonso Davies yang berpeluang tampil sejak menit awal setelah sebelumnya baru kembali dari cedera hamstring.
Secara taktik, pertandingan akan ditentukan oleh pertarungan lini tengah. Kanada selama turnamen mengandalkan agresivitas pressing dan transisi cepat. Namun pendekatan itu berpotensi menyisakan ruang di belakang lini pertahanan, terutama ketika Hakimi dan Mazraoui aktif membantu serangan.
Sebaliknya, Maroko memiliki kelemahan saat menghadapi tekanan tinggi dan terkadang kesulitan membangun serangan dari area pertahanan sendiri.
Kelebihan Kanada terletak pada kecepatan transisi, stamina, serta daya juang yang tinggi.
Jonathan David dan Davies mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dalam satu momen. Namun pengalaman bermain di laga besar masih menjadi kekurangan mereka dibandingkan Maroko yang merupakan semifinalis Piala Dunia 2022.
Sementara itu, kekuatan utama Maroko berada pada organisasi permainan, kualitas individu, dan pengalaman tampil di pertandingan tekanan tinggi. Atlas Lions juga sedang berada dalam tren positif dan belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir.
Kekurangan mereka adalah ketergantungan terhadap kreativitas Brahim Diaz dan Saibari ketika menghadapi lawan yang bermain sangat disiplin.
Pertandingan ini juga menjadi ajang balas dendam Kanada. Kedua tim pernah bertemu pada fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu Maroko menang 2-1 dan memastikan langkah menuju fase gugur.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu fondasi keberhasilan Atlas Lions menembus semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah negara Afrika.
Melihat kualitas skuad, kedalaman pemain, serta pengalaman di laga besar, Maroko sedikit lebih difavoritkan. Namun Kanada memiliki keuntungan dukungan publik Amerika Utara dan kehadiran Davies yang dapat menjadi pembeda.
Jika mampu meredam pergerakan Hakimi dan Saibari, peluang kejutan terbuka bagi pasukan Jesse Marsch.
Prediksi jalannya laga diperkirakan berlangsung ketat. Kanada akan mencoba menekan sejak awal melalui kecepatan David dan Buchanan, sedangkan Maroko lebih sabar membangun serangan dan memanfaatkan celah di sisi sayap.
Pertandingan berpotensi berjalan hingga menit-menit akhir dengan selisih satu gol. (Reza)