ASPIKOM Korwil Sumut 2026-2030 Dilantik, Perkuat Mutu Prodi Ilmu Komunikasi dan Kolaborasi

redaksi
20 Jul 2026 15:44
3 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Ketua Umum Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Pusat, Prof Anang Sujoko, melantik Prof Dr Anang Azhar sebagai Ketua ASPIKOM Koordinator Wilayah (Korwil) Sumatera Utara (Sumut), di Aula BKAD Sumut, Senin (20/7/2026).

Ketua ASPIKOM Korwil Sumut Prof Dr Anang Azhar mengatakan, kepengurusan periode 2026–2030 akan memprioritaskan penguatan jejaring antarkampus untuk meningkatkan mutu program studi ilmu komunikasi di Sumut.

Saat ini, kata dia, ASPIKOM Korwil Sumut memiliki sembilan perguruan tinggi anggota dengan total 17 program studi ilmu komunikasi dari jenjang sarjana hingga doktor.

“Kolaborasi menjadi sebuah keharusan. Kita membangun jejaring antarkampus agar dapat saling menguatkan dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu program studi, hingga pendampingan akreditasi menuju unggul,” ujarnya usai pelantikan.

Menurutnya, kolaborasi juga akan diperluas dengan organisasi profesi dan media massa guna mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, pihaknya akan mendorong peningkatan jumlah guru besar di bidang ilmu komunikasi melalui jejaring ASPIKOM Pusat sehingga perguruan tinggi di Sumut dapat saling berbagi pengalaman, pendampingan, maupun asesor.

“Melalui jejaring ASPIKOM Pusat, kita bisa saling membantu dalam penguatan mutu, termasuk menghadirkan pendamping dan asesor dari perguruan tinggi yang sudah lebih maju,” katanya.

Anang Anas mengungkapkan, minat perguruan tinggi untuk bergabung dengan ASPIKOM Korwil Sumut terus meningkat. Sedikitnya tujuh perguruan tinggi telah menyampaikan keinginan menjadi anggota, di antaranya UIN Padangsidimpuan, STAI Mandailing Natal, dan Universitas Cut Nyak Dhien yang memiliki Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Menurutnya, perluasan keanggotaan akan diarahkan hingga berbagai daerah di Sumut agar semakin banyak perguruan tinggi dapat berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi ilmu komunikasi.

Sementara, Prof Anang Sujoko dalam sambutannya menegaskan, ASPIKOM mengusung semangat “Satu Visi, Banyak Aksi Kolaborasi” untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi ilmu komunikasi di Indonesia.

Salah satu fokus utama organisasi, kata dia, adalah mendorong semakin banyak program studi ilmu komunikasi meraih akreditasi unggul. Untuk mendukung target tersebut, pengurus pusat membuka ruang konsultasi dan pendampingan bagi seluruh program studi anggota ASPIKOM.

“Kami berkomitmen mendampingi program studi yang ingin meningkatkan akreditasi menjadi unggul. Seluruh program studi memiliki hak untuk berkonsultasi dengan pengurus pusat dalam proses tersebut,” ujarnya.

Selain pendampingan akreditasi, ASPIKOM juga akan memperkuat organisasi profesi dosen dan peneliti sebagai salah satu upaya mendukung pemenuhan indikator akreditasi unggul.

Guru Besar Universitas Brawijaya ini juga menyoroti masih rendahnya perolehan pendanaan riset dan pengabdian kepada masyarakat dari luar negeri. Menurutnya, persoalan tersebut masih menjadi salah satu kendala bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas program studi.

Karena itu, dia meminta pengurus daerah memperkuat koordinasi dengan pengurus pusat untuk membangun kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat di tingkat internasional. Anang Sujoko juga mengingatkan seluruh pengurus agar aktif menjalankan amanah organisasi serta membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan.(reza/red)