Sumut Zero Pengungsi, Korban Bencana Pindah ke Huntara dan Huntap

redaksi
30 Mar 2026 20:17
Medan News 0 2
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh korban bencana banjir dan longsor tidak lagi tinggal di tenda pengungsian. Status “zero pengungsi” kini telah tercapai.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung, menyebut seluruh pengungsi telah dipindahkan ke hunian yang lebih layak.

“Sumut sudah zero pengungsi. Mereka yang sebelumnya di tenda kini sudah menempati hunian sementara, hunian tetap, atau rumah kontrakan yang difasilitasi pemerintah,” ujar Basarin di Medan, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, relokasi dilakukan secara bertahap seiring pembangunan hunian tetap (huntap) di sejumlah wilayah terdampak bencana di kabupaten/kota.

Sebagai bagian dari percepatan, pemerintah telah menyerahkan 120 unit huntap kepada warga terdampak di Desa Hapesong, Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Sisa huntap lainnya masih dalam proses pembangunan dan terus dikebut,” katanya.

Selain huntap, sebagian warga juga ditempatkan di hunian sementara (huntara) maupun rumah kontrakan dengan dukungan anggaran pemerintah.

Basarin menegaskan, pembangunan hunian dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, institusi negara, dan sektor swasta.

Menurutnya, percepatan ini penting agar masyarakat terdampak segera pulih dan kembali menjalani aktivitas normal.

“Kolaborasi terus kita dorong agar seluruh korban bencana bisa segera menempati hunian permanen,” ujarnya.

Dengan berakhirnya masa tinggal di tenda pengungsian, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana di Sumatera Utara dapat berjalan lebih cepat dan terarah. (Reza)