IlustrasiDELISERDANG, kaldera.id — Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian guna meningkatkan efisiensi biaya produksi dan hasil panen.
Hal itu disampaikan saat kegiatan tanam dan panen bawang merah di Kecamatan Beringin, Selasa (5/5/2026), yang turut dihadiri Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah mulai menerapkan teknik budidaya modern serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian untuk mendukung produktivitas petani.
Penanaman dilakukan di Dusun Cinta Dame, Desa Sidodadi Ramunia, pada lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi dengan estimasi masa panen 65 hari dan potensi hasil mencapai 2,5 ton.
Bupati juga mencoba penggunaan hand traktor bantuan Dinas Pertanian. Menurutnya, penggunaan alat tersebut mampu menekan biaya produksi secara signifikan, dari sekitar Rp25 juta per hektare secara manual menjadi sekitar Rp150 ribu per hektare menggunakan mesin.
“Inovasi dalam pertanian inilah yang kita butuhkan. Petani tidak perlu lagi mengeluarkan tenaga ekstra dan hasilnya lebih efisien,” ujar Asri.
Ia menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan kepada petani agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatkan kesejahteraan.
Usai kegiatan tanam, Bupati melanjutkan panen bawang di Dusun Bali dan menegaskan komitmen pemerintah dalam melindungi petani, termasuk membantu penyerapan hasil panen saat harga turun.
“Pemerintah akan menjadi jembatan bagi petani, termasuk membantu menampung hasil panen,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga menilai tingginya minat petani dalam budidaya bawang sebagai sinyal positif bagi penguatan sektor pertanian daerah.
Ke depan, peningkatan produktivitas serta penguatan sistem pemasaran pascapanen akan terus didorong melalui koordinasi lintas instansi, guna menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. (Reza)