Rico Waas Dorong BPS Jadi Warning System Pengendali Inflasi di Medan

redaksi
6 Mei 2026 14:06
Medan News 0 7
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan, Rico Waas, mendorong Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan berperan sebagai sistem peringatan dini (warning system) dalam pengendalian inflasi daerah.

Hal itu disampaikan Rico saat menerima audiensi jajaran BPS Kota Medan di Balai Kota, Selasa (5/5/2026).

Ia menegaskan bahwa data memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan menentukan arah kebijakan pembangunan.

“Data bukan sekadar angka, tetapi alat kendali. Kami berharap BPS dapat memberikan warning terkait komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga sehingga dapat memicu inflasi,” ujar Rico.

Dalam pertemuan tersebut, Rico juga mendorong sinergi antara BPS dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk memetakan investasi secara real-time, guna mengidentifikasi sektor unggulan yang berkembang di Kota Medan.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprilia, menyampaikan audiensi tersebut juga bertujuan meminta dukungan Pemko Medan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Ia menjelaskan, sensus ekonomi akan dilakukan dalam dua tahap, yakni pendataan pelaku usaha skala besar pada 1–31 Mei 2026, serta pendataan door to door pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, mencakup rumah tangga yang memiliki maupun tidak memiliki usaha.
Hafsyah juga meminta dukungan Pemko Medan dalam sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi publik agar pelaksanaan sensus berjalan optimal.

“Sinergi yang kuat antara BPS dan Pemko Medan menjadi kunci agar data yang dihasilkan akurat dan dapat digunakan untuk kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan pengendalian inflasi dan perencanaan pembangunan di Kota Medan dapat berjalan lebih efektif dan berbasis data yang akurat. (Reza)