Erisda HutasoitMEDAN, kaldera.id – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Medan Erisda Hutasoit menjelaskan status tiga kendaraan yang berada di kediaman Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen saat pohon tumbang pada Selasa (18/8/2026).
Erisda menegaskan, ketiga kendaraan tersebut memiliki status dan fungsi berbeda. Hanya satu unit yang merupakan kendaraan perorangan dinas atau kendaraan dinas jabatan yang melekat pada Ketua DPRD Medan.
“Kendaraan perorangan dinas tersebut merupakan fasilitas yang diberikan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku serta diperuntukkan menunjang pelaksanaan tugas kedinasan,” kata Erisda kepada wartawan, Sabtu (22/8/2026).
Satu kendaraan lainnya merupakan kendaraan operasional pendukung yang digunakan untuk menunjang mobilitas dan pelaksanaan tugas kedinasan, termasuk kebutuhan ajudan atau ADC, pengawalan, pengamanan dan kegiatan pendukung lainnya.
Sedangkan satu kendaraan lainnya merupakan kendaraan operasional Sekretariat DPRD Medan. Saat kejadian, kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang dihadiri Ketua DPRD Medan.
Erisda menegaskan kendaraan tersebut bukan kendaraan perorangan dinas maupun kendaraan dinas jabatan Ketua DPRD Medan. Statusnya merupakan kendaraan operasional Sekretariat DPRD Medan yang penggunaannya bersifat sementara untuk mendukung kegiatan kedinasan.
“Dengan demikian, keberadaan tiga kendaraan tersebut tidak berarti terdapat tiga kendaraan dinas jabatan yang melekat pada Ketua DPRD Medan. Hanya satu unit yang merupakan kendaraan perorangan dinas sesuai regulasi, sementara dua unit lainnya merupakan kendaraan operasional dengan fungsi dan peruntukan yang berbeda,” ujarnya.
Menurut Erisda, klarifikasi tersebut disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi utuh mengenai status dan penggunaan masing-masing kendaraan sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.
Terkait kendaraan yang mengalami kerusakan akibat pohon tumbang, Erisda mengatakan penanganan dan perbaikannya akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan masing-masing kendaraan serta dilakukan sesuai ketentuan, termasuk mekanisme administrasi dan pengelolaan barang milik daerah.
Erisda juga menyampaikan keprihatinan atas kejadian angin kencang disertai hujan deras yang menyebabkan pohon tumbang di sejumlah wilayah Kota Medan.
“Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan proses penanganan terhadap dampak kejadian tersebut dapat berjalan dengan baik dan segera diselesaikan,” pungkasnya. (Reza)