Siverio Jadi Pembeda, PSMS Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC

redaksi
27 Sep 2026 23:55
Medan News 0 0 View
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id — PSMS Medan pulang membawa tiga poin berharga dari markas Adhyaksa FC setelah menang tipis 1-0 pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (27/9/2026) malam.

Lagi-lagi, Javier Siverio menjadi pembeda. Striker asal Spanyol itu mencetak gol tunggal kemenangan pada menit ke-59 sekaligus melanjutkan tren tajamnya bersama Ayam Kinantan.

Hasil ini memperpanjang laju positif PSMS setelah sebelumnya membantai Persiku Kudus 6-0. Tim asuhan Eko Purdjianto kini mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, hasil dari dua kemenangan dan satu kali imbang.

Sejak peluit awal, PSMS tampil menekan. Namun rapatnya pertahanan Adhyaksa membuat sejumlah peluang yang dibangun belum mampu mengubah papan skor sepanjang babak pertama.

Kebuntuan akhirnya pecah setelah Eko melakukan perubahan pada menit ke-56 dengan memasukkan Zaki Alim menggantikan M Ragil.

Keputusan tersebut langsung berdampak.

Tiga menit berselang, Zaki mengirim umpan matang ke kotak penalti dan Javier Siverio tanpa kesalahan menuntaskannya menjadi gol. Skor berubah 1-0 untuk PSMS.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Adhyaksa FC yang tertinggal mulai meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Situasi memanas pada babak kedua ketika striker Adhyaksa Rundell Winchester dan pemain PSMS Haykal Alhafiz sama-sama diganjar kartu merah oleh wasit.

Meski bermain dengan tensi tinggi hingga penghujung laga, PSMS mampu menjaga keunggulan. Tambahan waktu enam menit yang diberikan wasit juga gagal dimanfaatkan tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.

Peluit panjang berbunyi. Skor 1-0 bertahan dan PSMS sukses membawa pulang tiga poin dari Bekasi.

Pelatih PSMS Eko Purdjianto menyebut kesabaran menjadi kunci kemenangan timnya.

“Yang pertama kita syukuri kerja keras dan perjuangan pemain dari awal sampai pertandingan berakhir. Kita syukuri 1-0,” kata Eko.

Menurutnya, PSMS sempat kesulitan menghadapi pola permainan bertahan yang diterapkan Adhyaksa pada babak pertama.

“Babak pertama lawan low block, kita kurang sabar dan belum beruntung. Instruksi di babak kedua, pemain harus lebih sabar. Ada beberapa pemain kita yang masuk dan memberikan pengaruh kepada tim,” ujarnya.

Eko juga memberi pujian khusus kepada Javier Siverio yang kembali menjadi pembeda dalam pertandingan.

“Alhamdulillah Javier punya inisiatif bisa cetak gol lagi dan bisa mempersembahkan kemenangan ini untuk suporter. Kita patut syukuri. Terima kasih buat pemain semua,” katanya.

Ketika ditanya soal kartu merah yang diterima Haykal Alhafiz, Eko mengaku belum mengetahui secara rinci insiden yang terjadi di lapangan.

“Saya belum tahu detail kartu merah. Ada dua pemain yang saling terlibat. Ada VAR, keputusan wasit lebih bagus karena ada VAR,” ujarnya.

Di tengah euforia kemenangan, Eko kembali menegaskan target besar yang diusung PSMS musim ini.

“Kita mau Liga 1 dan juara,” tegasnya.

Bagi Javier Siverio, gol ke gawang Adhyaksa semakin menegaskan statusnya sebagai mesin gol PSMS. Penyerang berusia 29 tahun itu kini telah mengoleksi lima gol dan selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir.

Javier mengaku menikmati awal musim bersama PSMS dan merasa nyaman sejak pertama kali tiba di Medan.

“Sejak saya tiba di sini, mereka memperlakukan saya dengan sangat baik. Kami merasa nyaman. Kami menikmati awal musim ini. Kami sudah melakukan pekerjaan yang bagus dan kami akan terus memberikan yang terbaik,” ujar Javier.

Ia juga mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak cepat puas karena perjalanan kompetisi masih panjang.

“Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik. Kami harus terus bekerja keras, bermain dengan baik dan mendapatkan poin sebanyak mungkin. Kami tahu perjalanan masih panjang, jadi kami harus tetap fokus,” tegasnya.

PSMS selanjutnya akan menghadapi ujian lebih berat saat menjamu Persikad Depok di Stadion Teladan, Sabtu (3/10/2026). Dengan modal tujuh poin dan ketajaman Javier Siverio yang terus menyala, Ayam Kinantan kini mulai menunjukkan diri sebagai salah satu penantang serius dalam perburuan tiket promosi ke Liga 1. (Reza)