Hujan Deras Rendam Sejumlah Ruas Jalan di Medan, Aktivitas Pengendara Terganggu

redaksi
6 Nov 2026 19:53
Medan News 0 4
3 menit membaca

 

MEDAN, Kaldera.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Jumat dini hari (6/11/2026) menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam banjir. Kondisi tersebut mengakibatkan mobilitas masyarakat terganggu, terutama pada pagi hari ketika masyarakat mulai berangkat bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.

Genangan air dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Pancing, Tembung, Tuntungan, Marelan, Kawasan Industri Medan (KIM), hingga Kampung Lalang. Selain itu, sejumlah ruas jalan strategis seperti Jalan Letda Sujono, Jalan Asia, dan kawasan Pusat Pasar juga turut terdampak genangan air.

Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai lutut orang dewasa. Genangan yang menutupi badan jalan tersebut menyebabkan sejumlah akses kendaraan sulit dilalui. Kondisi ini terutama menyulitkan pengendara sepeda motor yang harus berhati-hati ketika melintasi kawasan dengan genangan cukup tinggi.

Situasi lalu lintas di sejumlah lokasi terdampak turut mengalami hambatan. Antrean kendaraan terlihat mengular akibat pengendara harus memperlambat laju kendaraan ketika melewati genangan. Terbatasnya ruang bagi kendaraan untuk melintas membuat arus lalu lintas tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.



Pada beberapa ruas jalan dengan ketinggian air yang cukup parah, kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Sejumlah pengendara terpaksa memutar arah dan mencari jalur alternatif untuk menghindari genangan. Kondisi tersebut menyebabkan akses menuju beberapa kawasan menjadi lebih sulit dijangkau.

Hambatan lalu lintas tersebut turut berdampak terhadap aktivitas masyarakat pada pagi hari. Warga yang hendak berangkat bekerja, pelajar yang menuju sekolah, serta masyarakat yang memiliki keperluan lainnya harus menghadapi kondisi perjalanan yang tidak lancar. Sebagian pengendara juga harus mengubah rute perjalanan agar dapat mencapai tujuan.

Gangguan mobilitas juga menjadi perhatian di kawasan yang memiliki aktivitas perdagangan dan pergerakan masyarakat cukup tinggi, seperti Jalan Asia dan Pusat Pasar. Genangan di kawasan tersebut berpotensi menghambat akses pengunjung, pekerja, pedagang, maupun masyarakat yang hendak melakukan kegiatan ekonomi pada pagi hari.

Kondisi jalan yang tergenang juga meningkatkan risiko bagi pengguna kendaraan. Genangan air dapat menyulitkan pengendara dalam memperkirakan kondisi permukaan jalan, termasuk keberadaan lubang maupun saluran drainase yang tertutup air. Pengendara perlu lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri melintasi genangan yang terlalu tinggi.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan yang disampaikan pada Jumat pagi, genangan di sejumlah ruas jalan dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan dan kenaikan debit air di sejumlah sungai yang melintasi Kota Medan.

Peristiwa banjir yang terjadi pada Jumat pagi ini kembali memperlihatkan dampak hujan deras terhadap kelancaran mobilitas masyarakat perkotaan. Terganggunya sejumlah akses jalan tidak hanya menghambat perjalanan pengendara, tetapi juga memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat yang bergantung pada kelancaran transportasi. (Gilang/PKL/Red)