Rico Waas Buka Peluang Investasi Jangka Panjang untuk Aset PUD Pembangunan

redaksi
4 Nov 2026 18:05
Medan News 0 5
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PUD Pembangunan Kota Medan lebih agresif mencari investor untuk mengoptimalkan aset-aset strategis yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kerja sama investasi dinilai menjadi salah satu cara agar aset perusahaan daerah tersebut kembali produktif dan memberikan kontribusi bagi pendapatan perusahaan.

Dorongan itu disampaikan Rico Waas saat memimpin rapat monitoring, evaluasi, serta pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027 di Balai Kota Medan, Rabu (4/11/2026).

Salah satu aset yang menjadi sorotan adalah kawasan Gelanggang Remaja yang lokasinya relatif dekat dengan pusat Kota Medan. Rico menilai kawasan tersebut memiliki nilai komersial tinggi dan berpeluang dikembangkan melalui kerja sama dengan pihak swasta.

“Ini salah satu lahan prime area terbaik yang ada di Kota Medan, jaraknya hanya sekitar satu kilometer lebih dari pusat kota. Siapa yang tidak mau kerja sama di sini? Kalau tempat ini dikelola dengan bagus, bisa dibuat sport center atau pusat bisnis lainnya,” ujar Rico.



Menurut Rico, PUD Pembangunan perlu lebih proaktif menawarkan potensi aset kepada investor. Pemerintah Kota Medan juga mendorong adanya fleksibilitas dalam skema kerja sama, terutama terkait durasi kontrak yang selama ini menjadi salah satu pertimbangan investor.

Ia menjelaskan, sebagai entitas perusahaan yang terpisah dari pengelolaan aset langsung Pemko Medan, PUD Pembangunan memiliki ruang untuk melakukan negosiasi kerja sama jangka panjang, termasuk kontrak lebih dari lima hingga 10 tahun.

Skema tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi investor untuk menanamkan modal sekaligus mendorong pengembangan aset secara berkelanjutan.

Meski membuka peluang investasi jangka panjang, Rico mengingatkan agar kerja sama tidak menghilangkan keberadaan kantor utama PUD Pembangunan di kawasan tersebut.

“Yang terpenting pada saat menjalin kerja sama, eksistensi kantor utama PUD Pembangunan di kawasan tersebut wajib dipertahankan dan tidak boleh hilang,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PUD Pembangunan Kota Medan Karya Septianus Bate’e dalam laporannya menyampaikan tiga objek utama yang menjadi fokus pembahasan dan pengembangan strategis perusahaan, yakni kawasan Kolam Renang Deli dan Gelanggang Remaja, kawasan pergudangan PKTM, serta Medan Zoo.

Rapat tersebut turut dihadiri Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Citra Effendi Capah, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. (Reza)