Bupati Langkat Syah Afandin menerima Piagam Penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) atas dedikasi dan kontribusinya dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Langkat pada akhir tahun 2025.
LANGKAT, Kaldera.id – Bupati Langkat Syah Afandin menerima Piagam Penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) atas dedikasi dan kontribusinya dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Langkat pada akhir tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan, Hery Marantika, mewakili Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, di Ruang Kerja Bupati Langkat, Rabu (24/6/2026).
Piagam Penghargaan Nomor PP251/OPS.02.04/V/BSN-2026 itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Pemerintah Kabupaten Langkat dalam penanganan banjir besar yang melanda sejumlah wilayah dan berdampak pada ribuan warga pada penghujung 2025.
Saat bencana terjadi, Pemerintah Kabupaten Langkat bersama berbagai pihak bergerak cepat melakukan evakuasi warga terdampak, penyaluran bantuan kemanusiaan, penanganan darurat, hingga proses pemulihan pascabencana.
Kepala Basarnas Medan, Hery Marantika, mengatakan penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan sinergi dalam penanganan bencana.
“Penghargaan ini diberikan atas kerja keras dan sinergi yang ditunjukkan dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir tahun lalu,” ujar Hery.
Pada kesempatan tersebut, Hery juga mengungkapkan rencana Basarnas membangun Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Basarnas di Kabupaten Langkat. Menurutnya, Langkat dinilai strategis karena memiliki pengalaman panjang menghadapi berbagai bencana, mulai dari banjir bandang Bahorok tahun 2003 hingga banjir besar pada 2025.
“Berdasarkan pengalaman bencana yang pernah terjadi di Bahorok tahun 2003 dan banjir Langkat tahun 2025, Basarnas berencana membangun Balai Diklat di Kabupaten Langkat sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas penanganan bencana di Sumatera Utara,” katanya.
Menanggapi penghargaan tersebut, Syah Afandin menyampaikan apresiasi kepada Basarnas dan menyebut penghargaan itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan serta kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana.
“Titip salam saya kepada Kepala Basarnas dan sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ujar Syah Afandin.
Bupati menegaskan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, Basarnas, TNI, Polri, relawan hingga masyarakat yang terlibat dalam penanganan bencana.
Terkait rencana pembangunan Balai Diklat Basarnas, Syah Afandin menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Langkat. Bahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk mendukung realisasi pembangunan fasilitas tersebut.
Menurutnya, keberadaan Balai Diklat Basarnas akan memperkuat kapasitas daerah dalam penanggulangan bencana sekaligus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi kondisi darurat.
“Ini akan sangat bermanfaat bagi Langkat dan Sumatera Utara. Kehadiran Balai Diklat Basarnas akan memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi bencana dan meningkatkan kesiapan seluruh pihak apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat,” tegasnya.
Pembangunan Balai Diklat Basarnas di Langkat diharapkan menjadi pusat pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pencarian dan pertolongan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang tangguh dan responsif. (Reza)