Siswa Belajar Dipisah Tirai, Bobby Siapkan Pembangunan SD Negeri Lasara

redaksi
8 Agu 2026 12:19
Medan News 0 1
3 menit membaca

 

NIAS UTARA, kaldera.id – Rencana Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution membangun dan memperbaiki fasilitas SD Negeri Lasara di Kabupaten Nias Utara disambut antusias oleh pihak sekolah dan masyarakat setempat.

Sekolah yang berdiri pada 2023 itu dibangun atas inisiatif masyarakat karena anak-anak di wilayah tersebut harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk bersekolah di desa lain.

Kepala SD Negeri Lasara, Fitriani Hulu, mengatakan keberadaan sekolah tersebut menjadi solusi bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan dasar.

“Pertama dulu dilatarbelakangi karena banyak siswa di sekitar ini yang berminat untuk sekolah tetapi sekolah yang ada di Desa Hiligawoni ini agak berjauhan, jadi makanya timbul niat orang tua untuk memberikan ide kepada tokoh masyarakat supaya ada sekolah yang berdekatan di sini,” kata Fitriani, Jumat (7/8/2026).

Saat ini, SD Negeri Lasara memiliki 53 siswa dari kelas 1 hingga kelas 4. Namun, sekolah tersebut baru memiliki tiga ruang kelas dengan kondisi bangunan yang belum permanen.

Keterbatasan fasilitas membuat siswa kelas 1 dan kelas 2 harus belajar dalam satu ruangan yang dipisahkan menggunakan tirai.

Fitriani mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap sekolah yang dipimpinnya.

“Kami seluruh warga SD Negeri Lasara dan saya pribadi kepala sekolah sangat senang dan bahagia atas kepedulian dan perhatian Bapak Gubernur kepada kami di sekolah ini,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari para orang tua siswa. Yarni Hulu mengaku keberadaan SD Negeri Lasara sangat membantu masyarakat karena sebelumnya anak-anak harus berjalan kaki berjam-jam untuk mencapai sekolah terdekat.

“Kalau di jarak rumah dengan sekolah SD yang selain ini itu ada dua jam perjalanan, jalan kaki,” kata Yarni.

Menurutnya, mayoritas warga sekitar merupakan keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas sehingga keberadaan sekolah yang dekat dengan permukiman sangat membantu akses pendidikan anak-anak.

Hal senada disampaikan Yarma Harefa. Ia memilih menyekolahkan anaknya di SD Negeri Lasara karena lokasinya dekat dari rumah dan keluarganya tidak memiliki kendaraan untuk mengantar ke sekolah yang lebih jauh.

“Kami memilih sekolah SD Negeri Lasara ini karena rumah saya juga dekat dari sini. Kalau kami memilih sekolah yang jauh, tentunya kami terbatas untuk mengantar, dan kemudian kami juga tidak ada motor untuk mengantar anak-anak kami,” ujarnya.

Yarma berharap rencana pembangunan fasilitas pendidikan oleh Gubernur Bobby Nasution dapat segera direalisasikan sehingga para siswa memiliki ruang belajar yang lebih nyaman dan layak.

Gubernur Bobby Nasution meninjau langsung kondisi SD Negeri Lasara dalam kunjungannya ke Nias Utara. Ia melihat ruang belajar yang digunakan para siswa serta berdialog dengan guru dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyapa para siswa yang menyambut kedatangannya dengan antusias. Rencana pembangunan sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar bagi anak-anak di wilayah tersebut. (Reza)