Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti
LANGKAT, kaldera.id — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat menegaskan komitmennya menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Langkat dalam pembinaan umat dan penguatan ketahanan sosial, termasuk perlindungan perempuan dan anak.
Komitmen itu disampaikan jajaran MUI Langkat saat beraudiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti di ruang kerja Plt Bupati Langkat, Rabu (23/9/2026).
Audiensi dipimpin Ketua MUI Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc., MA, bersama jajaran pengurus serta Komisi Perempuan, Remaja dan Anak MUI Langkat.
Dalam pertemuan tersebut, MUI Langkat juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Langkat melalui penambahan dana hibah pada Perubahan APBD 2026. Dukungan itu akan menunjang program pembinaan umat, termasuk pendidikan dan kaderisasi ulama.
Tiorita menilai MUI memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah sekaligus penghubung komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia bahkan meminta MUI tidak ragu mengkritisi kebijakan pemerintah jika dinilai tidak sesuai.
“MUI merupakan mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan komunikasi dalam menyampaikan kebijakan pemerintah kepada umat. Jangan sungkan memberikan masukan. Jika ada kebijakan yang tidak sesuai, tolong saya diingatkan. Saya terbuka menerima kritik dan saran,” ujar Tiorita.
Menurutnya, pembangunan Langkat tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan ekonomi. Penguatan nilai keagamaan, ketahanan keluarga serta pembentukan karakter masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pembangunan.
Karena itu, Tiorita mendorong MUI memperkuat kolaborasi dalam pemberdayaan ekonomi perempuan, konsultasi dan ketahanan keluarga menuju keluarga sakinah dan sejahtera, pencegahan pernikahan dini, pembinaan akhlak generasi muda, serta perlindungan perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.
“Anak-anak adalah masa depan kita. Mari bersama-sama mengarahkan mereka menjadi generasi penerus yang lebih baik. Pemkab Langkat tidak bisa bekerja sendiri, sehingga diperlukan sinergi seluruh mitra pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Ketua Komisi Perempuan, Remaja dan Anak MUI Langkat, Hj. Siti Aminah, menyampaikan rencana kegiatan menyambut Hari Sumpah Pemuda pada Rabu, 21 Oktober 2026, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat.
Kegiatan bertema Penguatan Karakter yang Tepat (PEKAT) itu direncanakan diikuti sekitar 150 peserta. Agenda akan diisi diskusi interaktif mengenai berbagai persoalan perempuan dan generasi muda.
Siti Aminah juga mengundang Tiorita untuk hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. Tiorita menyambut baik rencana itu dan berharap PEKAT menjadi ruang edukasi, dialog, serta penguatan karakter bagi perempuan dan generasi muda Langkat.
Pertemuan tersebut menegaskan ruang kolaborasi Pemkab Langkat dan MUI tidak hanya berada pada pembinaan keagamaan, tetapi juga menyentuh persoalan sosial yang berkaitan langsung dengan keluarga, perempuan, anak dan generasi muda. (Reza)