Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti
LANGKAT, kaldera.id – Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk mempertahankan Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah dan cepat.
Komitmen tersebut disampaikan Tiorita saat menerima audiensi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan, dr Yasmine R Harahap, beserta jajaran di Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (23/7/2026).
Dalam pertemuan itu, BPJS Kesehatan mengingatkan bahwa Perjanjian Kerja Sama (PKS) UHC Prioritas yang berlaku sejak 1 Januari 2026 akan berakhir pada 30 September 2026. Karena itu, diperlukan persiapan untuk memperpanjang kerja sama agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak terganggu.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Medan, dr Yasmine R Harahap, mengatakan Kabupaten Langkat hingga saat ini masih berstatus UHC Prioritas, yang menunjukkan tingginya cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurutnya, untuk mempertahankan status tersebut, daerah harus memiliki tingkat kepesertaan JKN minimal 98,60 persen dari total penduduk dan tingkat keaktifan peserta sedikitnya 80 persen.
“Melalui skema UHC Prioritas, masyarakat yang belum terdaftar maupun peserta yang status kepesertaannya tidak aktif dapat langsung didaftarkan atau diaktifkan kembali sehingga bisa segera memperoleh pelayanan kesehatan,” katanya.
Yasmine menyebut program tersebut telah membantu banyak warga Langkat yang sebelumnya terkendala administrasi kepesertaan saat membutuhkan layanan kesehatan.
Dalam audiensi itu juga terungkap kebutuhan anggaran untuk mendukung Program Langkat Sehat dan keberlanjutan UHC Prioritas pada 2026 mencapai Rp88,09 miliar berdasarkan hasil analisa fiskal program.
BPJS Kesehatan turut mengapresiasi komitmen Pemkab Langkat dalam mendukung Program JKN. Hingga 2025, pembayaran iuran yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah tercatat berjalan tepat waktu.
Menanggapi hal itu, Tiorita menegaskan Pemkab Langkat akan berupaya mempertahankan keberlanjutan program karena manfaatnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program ini telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat, sehingga kami akan mengupayakan langkah-langkah terbaik agar kerja sama ini dapat terus dilanjutkan,” ujar Tiorita.
Ia menambahkan, Pemkab Langkat akan memperkuat koordinasi dengan BPJS Kesehatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan pemerintah pusat untuk memastikan status UHC Prioritas tetap terjaga sesuai kemampuan fiskal daerah.
Menurutnya, akses layanan kesehatan yang mudah dan berkualitas merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus dijamin pemerintah. (reza)