Tiorita Cek Renovasi Rumah Korban Banjir, 66 Unit Diperbaiki

redaksi
1 Okt 2026 18:45
News Sumut 0 28
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id — Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti meninjau langsung proses renovasi rumah warga yang rusak akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Langkat pada 2025.

Peninjauan dilakukan di Kecamatan Pangkalan Susu, Kamis (1/10/2026), untuk memastikan bantuan stimulan dari pemerintah pusat dimanfaatkan sesuai peruntukan dan proses perbaikan rumah berjalan lancar serta tepat sasaran.

Di Kecamatan Pangkalan Susu, terdapat 66 rumah yang masuk dalam program bantuan stimulan. Rinciannya, 41 rumah kategori rusak ringan dan 25 rumah rusak sedang.

Tiorita mengawali peninjauan di rumah M. Arifin Samsudin, warga Dusun IV, Desa Sei Siur, yang menerima bantuan untuk kategori rusak ringan. Ia melihat langsung kondisi rumah dan proses pengerjaan yang sedang berlangsung.

> “Alhamdulillah, sudah berjalan pengerjaannya. Semoga bantuan yang diberikan pemerintah pusat ini bisa bermanfaat ya, Pak,” ujar Tiorita kepada Arifin.

 

Arifin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Langkat dan pemerintah pusat atas bantuan tersebut. Ia menyebut bantuan itu sangat membantu keluarganya memperbaiki rumah yang terdampak bencana.

> “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati dan Bapak Presiden. Kami sangat bersyukur bisa menerima bantuan ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ungkap Arifin.

 

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke rumah Juli Mari dan Amsorikin di Desa Sei Siur, yang juga menerima bantuan stimulan kategori rusak ringan. Tiorita selanjutnya mengecek rumah Rusli di Kelurahan Beras Basah, Lingkungan I, penerima bantuan kategori rusak sedang.

Dalam kunjungan tersebut, Tiorita menegaskan Pemkab Langkat terus melakukan verifikasi dan pengawasan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengatasnamakan pribadi, kelompok maupun oknum tertentu dan menjanjikan dapat mengurus bantuan dengan meminta imbalan.

> “Saya sampaikan secara tegas, jangan mempercayai informasi yang muncul di tengah masyarakat mengatasnamakan pribadi, kelompok atau oknum yang meminta imbalan untuk mengurus bantuan tersebut,” tegasnya.

 

Tiorita berharap seluruh proses renovasi dapat diselesaikan secepatnya sehingga warga terdampak banjir 2025 dapat kembali menempati rumah yang lebih layak.

> “Alhamdulillah, perbaikan rumah masyarakat korban banjir Kabupaten Langkat tahun 2025 di Pangkalan Susu sudah berjalan, direnovasi dan dikerjakan. Kami akan terus memantau dan mengawasi jalannya bantuan tersebut. Ini sebagai bentuk kehadiran Pemerintah Kabupaten Langkat untuk selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kami,” ujar Tiorita.

 

Menurutnya, pengawasan di lapangan penting untuk memastikan pengerjaan rumah berjalan sesuai ketentuan dan bantuan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana.

Peninjauan tersebut turut didampingi sejumlah kepala OPD Pemkab Langkat, Camat Pangkalan Susu, Forkopimcam Pangkalan Susu serta perwakilan organisasi kemasyarakatan se-Kecamatan Pangkalan Susu. (Reza)