Wagub Sumut dan Mendag Sidak Pasar Tebingtinggi, Harga Sembako Dipastikan Terkendali Jelang Idulfitri

redaksi
28 Feb 2026 02:26
News Sumut 0 3
2 menit membaca

 

TEBINGTINGGI, kaldera.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama Menteri Perdagangan RI Budi Santoso turun langsung ke Pasar Gambir, Kota Tebingtinggi, Jumat (27/2/2026), memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Sidak dilakukan menyusul kekhawatiran lonjakan harga dan gangguan pasokan pangan selama Ramadan, terutama pascabencana yang sempat melanda pasar tersebut pada akhir 2025.

Rombongan meninjau sejumlah komoditas strategis seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, ayam potong, daging sapi, telur ayam, beras, minyak goreng, hingga gula pasir. Peninjauan dilanjutkan ke Swalayan Irian dan salah satu distributor telur di kawasan yang sama.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan aktivitas ekonomi di Pasar Gambir telah kembali normal.

“Ternyata semuanya sudah berjalan dengan normal, sudah ramai sekali pasarnya, tadi pengunjungnya kita lihat sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan, mayoritas harga kebutuhan pokok masih berada di bawah atau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Rinciannya, ayam potong Rp35.500/kg, telur ayam Rp27.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, serta bawang merah dan bawang putih Rp35.000/kg.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemko Tebingtinggi dan Pemprov Sumut yang telah menjaga kestabilan harga dan menjamin ketersediaan stok pangan selama Ramadan dan menyambut Idulfitri. Mudah-mudahan tidak terjadi kenaikan harga terus ke depannya,” tegasnya.

Selain mengecek harga, Mendag juga memborong sejumlah bahan pokok dari pedagang seperti beras, minyak goreng, sayur, ayam, dan telur untuk dibagikan langsung kepada warga. Aksi tersebut disambut antusias masyarakat.
Salah seorang warga, Nurjannah, mengaku menerima 5 kg beras SPHP dan 1 liter minyak goreng.

“Terima kasih untuk Pak Menteri dan Wagub Sumut sudah melihat pasar kami. Terima kasih bantuannya, bahan pokok ini sangat membantu kami pastinya,” ujarnya.

Pemerintah memastikan pengawasan harga dan distribusi pangan akan terus dilakukan hingga Idulfitri guna mencegah lonjakan harga serta menjaga daya beli masyarakat. (Reza)