Kemendagri Apresiasi Pemulihan Infrastruktur Deli Serdang

redaksi
13 Jul 2026 16:26
Medan News 0 7
3 menit membaca

 

DELISERDANG, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengoptimalkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp495 miliar untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menilai proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah itu berjalan relatif cepat.

Hal itu terungkap dalam kegiatan monitoring penggunaan tambahan TKD yang berlangsung di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (13/7/2026).

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mengatakan Deli Serdang menjadi daerah pertama yang dikunjungi tim monitoring Kemendagri dalam agenda pemantauan penggunaan tambahan TKD di Sumatera Utara.

Menurutnya, tambahan anggaran dari pemerintah pusat tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap dana tambahan TKD ini dapat digunakan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat Deli Serdang,” ujar Asri didampingi Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang Dedi Maswardy menjelaskan total tambahan TKD yang diterima mencapai Rp495 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di berbagai sektor.

Dari jumlah tersebut, Rp50 miliar dialokasikan sebagai bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur atas arahan pemerintah pusat sebagai bentuk solidaritas antardaerah terdampak bencana.

Dalam pertemuan yang juga diikuti secara virtual oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Ahmad Fatoni, Pemkab Deli Serdang memaparkan perkembangan pemanfaatan tambahan TKD yang telah digunakan untuk mendukung proses pemulihan.

“Kami juga berharap tim dapat meninjau langsung beberapa kegiatan yang telah selesai dilaksanakan menggunakan dana tersebut,” kata Dedi.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga menyebut Deli Serdang menjadi salah satu daerah di Sumatera Utara yang menunjukkan percepatan pemulihan pascabencana.

Menurut Kastorius, berdasarkan catatan Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana, sembilan jembatan yang mengalami kerusakan telah selesai direhabilitasi. Selain itu, sebanyak 77 warga yang rumahnya mengalami rusak berat telah ditetapkan sebagai penerima hunian tetap melalui keputusan kepala daerah.

“Kabupaten Deli Serdang termasuk salah satu daerah di Sumatera Utara yang cukup cepat bertransisi menuju kondisi normal,” ujar Kastorius.

Meski demikian, ia mengungkapkan masih terdapat enam indikator pemulihan yang perlu diselesaikan, yakni pemulihan sektor pertanian dan perikanan terdampak bencana, penyaluran santunan kepada keluarga korban meninggal dunia, bantuan jaminan hidup, bantuan perabot rumah tangga, serta bantuan pemulihan ekonomi masyarakat.

Kastorius mengingatkan agar pemanfaatan tambahan TKD segera direalisasikan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas.

Ia menjelaskan bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir tahun lalu berdampak terhadap infrastruktur, pelayanan dasar, dan aktivitas ekonomi masyarakat di 53 kabupaten/kota. Karena itu, monitoring dilakukan untuk memastikan pemanfaatan tambahan TKD berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Kemendagri juga meminta Inspektorat Jenderal Kemendagri bersama inspektorat daerah terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemulihan.

“Kami berharap seluruh proses pemulihan dapat diselesaikan dengan cepat, tepat sasaran, dan tetap akuntabel demi kepentingan masyarakat Kabupaten Deli Serdang,” pungkas Kastorius. (Reza)