Bobby Lantik 8 Pejabat Eselon II, Fokus Pertumbuhan Ekonomi

redaksi
13 Jul 2026 19:25
Medan News 0 17
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik delapan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut, Senin (13/7/2026). Dalam pelantikan tersebut, Bobby menegaskan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) harus menghadirkan program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan.

Delapan pejabat yang dilantik masing-masing Chusnul Fanany Sitorus sebagai Kepala Badan Kepegawaian, Illyan Chandra sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Yuliani Siregar sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Parlindungan Pane sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset dan Sumber Daya Alam.

Kemudian Ady Putra Parlaungan sebagai Kepala Dinas Sosial, Sabar Jaya sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Lalu Abu Kosim sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, serta Ade Sofianita sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat.

Dalam arahannya, Bobby Nasution menilai sejumlah OPD memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan berpotensi memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Sosial, serta Dinas Kelautan dan Perikanan harus mampu melahirkan program yang tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

“Bangun program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan nilai tambah dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bobby.

Selain itu, Bobby meminta seluruh OPD terus melakukan inovasi dan transformasi dalam menjalankan tugas pemerintahan. Salah satu langkah yang harus diperkuat adalah pemanfaatan teknologi dan digitalisasi pelayanan publik.

Menurutnya, transformasi digital diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif, cepat, transparan, dan akuntabel.

“Saya juga meminta seluruh OPD terus bertransformasi, termasuk melalui digitalisasi pelayanan, sehingga pelayanan publik menjadi lebih mudah, cepat, transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Bobby juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta mampu menunjukkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menegaskan jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan sebaik-baiknya demi mendukung program pembangunan dan pelayanan publik di Sumatera Utara.

“Karena itu, saya minta kepada pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah yang sebaik-baiknya di OPD masing-masing,” tambah Bobby.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi di lingkungan Pemprov Sumut untuk memperkuat kinerja organisasi dan mendukung percepatan pembangunan daerah di berbagai sektor. (Reza)