Bus Halmahera Kecelakaan di Tol Medan-Tebing Tinggi, Dishub Sumut Minta Operator Perketat Keselamatan

redaksi
12 Mei 2026 17:12
Medan News 0 8
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Kecelakaan kembali melibatkan bus penumpang di Sumatera Utara. Setelah insiden bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) di Sumatera Selatan pekan lalu, kini Bus Halmahera mengalami kecelakaan di jalur Tol Medan–Tebing Tinggi yang menewaskan empat orang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Yuda Pratiwi Setiawan mengaku prihatin atas kembali terjadinya kecelakaan bus yang menimbulkan korban jiwa.

“Yang pertama kita sangat prihatin terhadap kejadian berikutnya, yaitu bus Halmahera yang memakan korban empat orang meninggal dan lainnya luka-luka,” ujar Yuda, Selasa (12/5/2026).

Menurut Yuda, operator bus di Sumut diminta lebih memperhatikan faktor keselamatan armada dan penumpang sebelum kendaraan dioperasikan.

“Kita tetap mengimbau operator-operator bus yang ada di Sumut agar tetap memeriksa kendaraannya, layak tidak untuk berjalan,” katanya.

Selain kondisi kendaraan, Dishub Sumut juga menyoroti kesiapan sopir sebagai faktor penting keselamatan perjalanan.

“Terutama untuk sopir yang akan mengangkut penumpang agar dicek kesehatannya, tidak menggunakan narkoba dan lain-lain agar penumpang aman sampai tujuan,” ujar Yuda.

Ia juga meminta perusahaan otobus rutin mengurus perizinan armada agar Dishub dapat melakukan pengawasan terhadap kelayakan kendaraan di lapangan.

“Kita juga mengajak perusahaan-perusahaan bus untuk selalu berkoordinasi terkait perizinan yang mungkin sudah habis masa aktifnya,” katanya.

Sebelumnya, kecelakaan Bus Halmahera terjadi di jalur Tol Serdang Bedagai, Senin (11/5/2026) pagi. Berdasarkan data kepolisian, insiden tersebut menyebabkan empat orang meninggal dunia dan 19 penumpang mengalami luka-luka.

Kasat PJR Dhery Fajariandono menjelaskan kecelakaan bermula saat sebuah mobil pikap L300 berhenti di pinggir jalan akibat kerusakan as roda.

Bus Halmahera yang melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan kemudian hilang kendali dan terguling di pinggir jalan.

Insiden tersebut menambah daftar kecelakaan bus dalam sepekan terakhir setelah kecelakaan bus ALS rute Semarang–Medan di Sumatera Selatan yang menewaskan belasan penumpang.  (Reza)