Bobby Nasution Perkuat Kerja Sama Sumut-Belanda di Sektor Pangan dan Energi

redaksi
12 Mei 2026 17:21
Medan News 0 1
2 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta Adriaan Palm di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (12/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bobby Nasution menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk memperkuat kerja sama dengan Belanda, khususnya di sektor ketahanan pangan dan energi.
Menurut Bobby, ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto sehingga Sumut sebagai daerah penghasil pangan ingin terus meningkatkan produksi dan pengolahan pangan.

“Sesuai dengan program Presiden Prabowo, kami berharap kerja sama kita bisa diperkuat terkait ketahanan pangan, apalagi Sumatera Utara salah satu daerah penghasil pangan di Indonesia,” ujar Bobby.
Selain pangan, Bobby juga mendorong peningkatan kerja sama di sektor energi, termasuk pengembangan pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy.

“Sebelumnya kita sudah pernah bekerja sama dengan Belanda produksi gas dari sampah, tetapi belum berjalan maksimal. Kita juga sedang memperkuat kerja sama terkait waste to energy,” katanya.
Bobby turut berharap investasi asal Belanda di Sumut terus meningkat. Menurutnya, Pemprov Sumut akan berupaya mempermudah proses investasi agar iklim usaha semakin kondusif.

Sementara itu, Adriaan Palm mengatakan Sumut memiliki posisi penting bagi Belanda dalam hubungan ekonomi, pendidikan, dan budaya.
“Sumatera Utara penting bagi Belanda. Kita punya hubungan kuat di bidang ekonomi, pendidikan dan budaya,” ujar Adriaan Palm.
Ia menyebut Belanda menekankan tiga poin penting dalam kerja sama dengan Sumut, yakni keberlanjutan, kualitas, dan reliabilitas.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Konsul Kehormatan Belanda di Medan Firsal Ferial Mutyara serta sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut, di antaranya Basarin Yunus Tanjung, Erwin Hotmansah Harahap, dan Alexander Sinulingga. (Reza)