PT Bank Sumut (Perseroda) menyerahkan bantuan sarana dan prasarana penanggulangan bencana senilai Rp4,46 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Rabu (13/5/2026).
MEDAN, kaldera.id – PT Bank Sumut (Perseroda) menyerahkan bantuan sarana dan prasarana penanggulangan bencana senilai Rp4,46 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Rabu (13/5/2026).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kemitraan Pilar Sosial Bank Sumut untuk mendukung kesiapsiagaan dan percepatan penanganan bencana di berbagai daerah di Sumut.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi lima unit perahu karet, lima unit mesin perahu 18 HP, empat unit perahu rafting, dua unit perahu hypalon kapasitas 10 orang, dua unit mobil pick up Isuzu Traga, dua unit truk enam roda, tiga unit tenda pleton, 25 unit jet shooter, dan 27 unit velbed.
Pemimpin Unit CSR Bank Sumut, Rizaldi, mewakili Direktur Utama PT Bank Sumut mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat operasional BPBD Sumut, terutama dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
“Bank Sumut ingin ikut berkontribusi dalam mendukung kesiapsiagaan penanganan bencana di Sumatera Utara. Kami berharap bantuan ini bisa membantu petugas bergerak lebih cepat saat dibutuhkan masyarakat,” ujar Rizaldi.
Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana menjadi kebutuhan penting dalam mempercepat respons penanganan bencana, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau akibat kerusakan akses jalan pascabencana.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, mengapresiasi dukungan CSR yang diberikan Bank Sumut kepada BPBD Sumut.
Ia mengatakan tambahan armada dan perlengkapan tersebut akan memperkuat layanan kebencanaan BPBD, terutama untuk menjangkau daerah terdampak bencana yang memiliki akses terbatas.
“Terima kasih kepada Bank Sumut yang telah menyalurkan bantuan melalui dana CSR. Secara kualitas, bantuan ini sangat baik dan mendukung operasional kebencanaan di Sumatera Utara,” kata Tuahta.
Tuahta juga mengungkapkan salah satu kendaraan bantuan berupa mobil pick up telah digunakan dalam proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Menurutnya, bantuan sarana kebencanaan tersebut nantinya digunakan untuk mendukung evakuasi korban, distribusi logistik, operasional posko darurat, hingga pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana.
Selain itu, keberadaan armada seperti mobil pick up dan truk logistik dinilai penting untuk menjangkau wilayah dengan kondisi jalan rusak atau berlumpur saat terjadi bencana. (Reza)