Bupati Syah Afandin Tegaskan Pancasila Benteng Persatuan Bangsa di Tengah Tantangan Global

redaksi
2 Jun 2026 19:06
News Sumut 0 12
3 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id – Bupati Langkat Syah Afandin menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan benteng persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks. Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (1/6/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Langkat.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Langkat, Ajai Ismail, Wakapolres Langkat Kompol Vivien Ayuningtia, Dandim 0203/Langkat yang diwakili Pabung Mayor Inf Hasanuddin Batubara, Kajari Langkat yang diwakili Dicky, Sekretaris Pengadilan Negeri Stabat Tegen Maharaja, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, ASN dan non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.
Dalam kesempatan tersebut, Syah Afandin membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus ideologi pemersatu bangsa yang mampu menjaga keutuhan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi terciptanya perdamaian dunia yang berkelanjutan.

Syah Afandin mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai hanya sebagai agenda seremonial tahunan.

Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ini momentum merefleksikan sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia menambahkan, di tengah perkembangan teknologi yang pesat, perubahan sosial yang cepat, serta dinamika geopolitik global, seluruh elemen bangsa harus tetap menjadikan Pancasila sebagai arah dan landasan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Bupati Langkat juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menanamkan nilai persatuan, toleransi, gotong royong, serta semangat kebangsaan. Ia mengingatkan pentingnya menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi mengganggu kerukunan serta persatuan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Langkat juga mengukuhkan anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Langkat Tahun 2025.

Pengukuhan ditandai dengan penyematan pin Purna Paskibraka secara simbolis oleh Bupati Langkat kepada para anggota yang telah menyelesaikan tugas pengabdian sebagai pasukan pengibar bendera.

Mengakhiri amanatnya, Syah Afandin menyampaikan optimisme bahwa nilai-nilai Pancasila akan terus hidup dan menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik Indonesia yang kita cintai,” ujarnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Langkat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ideologi bangsa, mempererat persatuan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan Langkat yang maju, religius, dan harmonis.

“Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!” pungkasnya.  (Reza)