Di Hadapan Dubes Prancis, Bobby Angkat Warisan Nias ke Panggung Dunia

redaksi
18 Jul 2026 08:54
News Sumut 0 5
2 menit membaca

 

NIAS SELATAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution berkomitmen merevitalisasi Situs Megalitik Tetegewo di Desa Hilisao’ötö, Kecamatan Siduaori, Kabupaten Nias Selatan. Revitalisasi dilakukan untuk menjaga warisan sejarah masyarakat adat Nias sekaligus mendorong kawasan tersebut menjadi destinasi wisata unggulan bertaraf internasional.

Komitmen itu disampaikan Bobby Nasution saat meninjau langsung Situs Megalitik Tetegewo bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, Jumat (17/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bobby dan rombongan berjalan kaki sekitar 200 meter menuju lokasi situs yang berada di kawasan perbukitan. Setibanya di lokasi, mereka mendengarkan penjelasan warga mengenai sejarah Tetegewo yang diyakini sebagai salah satu jejak peradaban leluhur masyarakat Nias.
Situs Megalitik Tetegewo menyimpan ratusan artefak batu yang diperkirakan telah berusia ribuan tahun. Berbagai susunan batu dan ukiran yang ditemukan di kawasan itu disebut memiliki kemiripan dengan pondasi rumah adat Nias yang masih bertahan hingga sekarang.

Bobby mengatakan keberadaan situs tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting sehingga perlu dijaga serta dilestarikan untuk generasi mendatang.

“Karena ini peninggalan sejarah penting bagi masyarakat adat Nias, maka harus dijaga. Yang terpenting bagaimana kita bisa merevitalisasi situs ini agar batu-batu yang ada tetap terpelihara,” kata Bobby.

Menurutnya, revitalisasi tidak hanya menyasar penataan fisik kawasan, tetapi juga pengelolaan dan pengembangan destinasi agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Bobby menilai potensi wisata sejarah di Tetegewo dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Nias, melengkapi destinasi pantai dan budaya yang selama ini telah dikenal luas.

“Kita ingin membangun Nias. Situs peninggalan sejarah ini bukan hanya tempatnya saja, tetapi bagaimana artefak yang ada bisa memberi manfaat bagi masyarakat melalui sektor pariwisata. Ini tugas bersama dan Pemprov Sumut akan melakukan revitalisasi,” ujarnya.

Keberadaan situs yang berada di puncak bukit dengan akses yang cukup menantang juga menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap pemerintah dapat meningkatkan fasilitas pendukung dan akses menuju lokasi agar lebih mudah dikunjungi wisatawan.
Salah seorang warga, Hulu, mengaku senang karena situs bersejarah di daerahnya mendapat perhatian langsung dari Gubernur Sumut.

“Kalau bisa tempat ini dibangun lebih bagus lagi, kami tentu sangat berterima kasih. Apalagi Pak Gubernur sudah beberapa kali datang ke Nias. Harapan kami, situs sejarah ini semakin banyak dikunjungi wisatawan,” katanya.

Kunjungan Bobby Nasution dan Dubes Prancis ke Situs Megalitik Tetegewo juga mendapat sambutan antusias masyarakat. Ratusan warga memadati kawasan situs untuk menyaksikan kunjungan tersebut dan mengabadikan momen bersama rombongan. (Reza)