Polemik Akomodasi Tim AFF U19, Harusnya jadi Ajang Pamer Malah Saling Baper

redaksi
4 Jun 2026 15:26
Medan News 0 1
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Polemik tentang persoalan pembayaran akomodasi sejumlah tim peserta AFF U-19 yang berlaga di Sumatera Utara, sebaiknya segera diakhiri. “Dari aspek komunikasi publik, saling balas komentar di media antara Pemko Medan – PSSI dan Panitia Lokal AFF U19, cukup memalukan dan tidak produktif,” kata Dr Fakhrur Rozi, M.I.Kom, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, mencuatnya masalah akomodasi ini memalukan karena eventnya sedang berlangsung. Dan menjadi tidak produktif, sebab polemik ini hanya mendegradasi kesuksesan Sumatera Utara dan Kota Medan yang dipilih menjadi tuan rumah event olahraga internasional.

“Harusnya ini jadi momentum pamer kemampuan daerah kita menjadi tuan rumah, tapi karena isu ini dibawa ke ruang publik malah jadi ajang baper (bawa perasaan) antar instansi itu,” ujar Dosen Komunikasi UINSU Medan ini.

Dari analisisnya pada wacana yang beredar di media massa, ada informasi yang hilang pada isu ini. Akibatnya, Pemko Medan, PSSI Sumut maupun panitia lokal bertahan dalam posisi masing-masing. APBD dapat digunakan asal ada dasar hukumnya. Komitmen antar pihak juga baiknya dibuat tertulis.

“Jadi dalam pandangan saya tak ada pihak yang salah, selain komunikasi yang negatif,” bebernya.

Karena itu kata Dr Rozi, semua pihak harus duduk bersama jika memang masalah akomodasi ini mengganggu kesiapan tim yang akan bertanding karena dapat merusak citra Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.

“Kalau tidak ya segera akhiri polemiknya. Kami mau nonton bola. Biarkan publik menikmati rangkaian kemenangan Indonesia U-19 di AFF 2026 dan mengangkat trofi juara” pungkasnya. (Red)