Valverde Pimpin Uruguay Hadang Misi Kejutan Saudi

redaksi
15 Jun 2026 15:17
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Uruguay mengawali langkahnya di Grup H Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Arab Saudi di Stadion Miami, Selasa (16/6/2026). Laga ini menjadi ujian pertama bagi skuad racikan Marcelo Bielsa yang datang dengan ambisi mengembalikan Uruguay ke jajaran elite sepak bola dunia.

Di atas kertas, Uruguay lebih diunggulkan. Tim asal Amerika Selatan itu memiliki materi pemain yang lebih berpengalaman di level tertinggi, dipimpin gelandang Real Madrid Federico Valverde serta penyerang Darwin Nunez. Di bawah Bielsa, Uruguay dikenal dengan permainan menekan tinggi, intensitas kuat, dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Namun persiapan Uruguay tidak sepenuhnya mulus. Bek Ronald Araujo dipastikan absen akibat cedera, sementara Jose Maria Gimenez dan Giorgian de Arrascaeta juga sempat mengalami masalah kebugaran menjelang turnamen. Meski demikian, Bielsa menegaskan identitas permainan menyerang timnya tidak akan berubah.

“Filosofi kami tetap sama,” demikian pesan yang disampaikan Bielsa menjelang laga pembuka. Uruguay diperkirakan tetap mengandalkan penguasaan bola dan tekanan agresif sejak menit awal.

Di kubu lawan, Arab Saudi datang dengan semangat mengulang kejutan besar seperti saat menumbangkan Argentina pada Piala Dunia 2022. Tim berjuluk Green Falcons kini ditangani Georgios Donis yang baru mengambil alih kursi pelatih beberapa pekan sebelum turnamen dimulai.

Donis menegaskan Arab Saudi tidak akan bermain bertahan sepanjang pertandingan. Ia ingin timnya tampil berani dengan pressing agresif dan memanfaatkan kecepatan serangan balik. Kapten Salem Al Dawsari masih menjadi tumpuan utama untuk membongkar pertahanan lawan.

Secara taktik, pertandingan diperkirakan berlangsung dengan dominasi Uruguay. Valverde dan Manuel Ugarte akan menjadi motor permainan di lini tengah, sementara Nunez diharapkan menjadi penyelesai akhir. Arab Saudi kemungkinan memilih bertahan lebih rapat sebelum melancarkan serangan cepat melalui Al Dawsari dan pemain sayap mereka.

Meski Arab Saudi memiliki reputasi sebagai pembuat kejutan, kualitas individu dan kedalaman skuad membuat Uruguay tetap berada di posisi favorit untuk meraih tiga poin pertama. Apalagi Bielsa telah membentuk tim yang mampu mengalahkan Brasil dan Argentina pada fase kualifikasi dalam beberapa tahun terakhir.

Laga diprediksi berjalan ketat pada awal pertandingan. Namun apabila Uruguay mampu menjaga tempo tinggi dan memaksimalkan kualitas lini tengahnya, peluang kemenangan akan terbuka lebar. (Reza)