Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya meminta PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat kontribusi di sektor pendidikan, khususnya bagi masyarakat di kawasan Danau Toba.
MEDAN, kaldera.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya meminta PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus memprioritaskan perekrutan tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat kontribusi di sektor pendidikan, khususnya bagi masyarakat di kawasan Danau Toba.
Permintaan tersebut disampaikan Surya saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Inalum Melati Sarnita di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (4/8/2026).
Menurut Surya, keberadaan Inalum harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar, terutama melalui pembukaan lapangan pekerjaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia berharap perusahaan yang bergerak di bidang peleburan, pengolahan, dan hilirisasi aluminium itu tetap mengutamakan tenaga kerja dari daerah sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Saya berharap Inalum terus memprioritaskan masyarakat sekitar untuk bekerja di perusahaan. Kehadiran perusahaan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Surya.
Surya mengaku memiliki kedekatan historis dengan Inalum. Saat menjadi guru di STM Budi Darma pada 1975, banyak siswanya yang berhasil diterima bekerja di perusahaan tersebut.
Selain membuka peluang kerja, Surya juga mendorong Inalum memperkuat dukungan terhadap sektor pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurutnya, program CSR dapat diarahkan untuk membantu pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang belum terakomodasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Inalum bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah membantu sekolah-sekolah di sekitar kawasan Danau Toba, terutama untuk penyediaan fasilitas pendidikan yang belum tertampung dalam APBD maupun APBN,” ujarnya.
Surya menilai peningkatan fasilitas pendidikan penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap bersaing dan mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja industri di masa depan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Inalum Melati Sarnita menyampaikan perusahaan terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba.
Selain program pendidikan dan sosial, Inalum juga melaksanakan sejumlah kegiatan konservasi lingkungan melalui penanaman pohon, pembibitan, pembangunan biopori dan sumur resapan, sekolah peduli lingkungan, pencegahan kebakaran hutan, serta pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati).
Menurut Melati, pada 2026 Inalum menargetkan penanaman pohon di area seluas 500 hektare di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Program penanaman dilakukan secara bertahap di setiap daerah yang berada di kawasan Danau Toba. Tahun ini targetnya 500 hektare di kawasan daerah tangkap air,” kata Melati.
Ia menegaskan Inalum berkomitmen menjaga kelestarian kawasan Danau Toba sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (Reza)