Bobby Nasution Soroti Rendahnya Kunjungan Wisata Sumut Saat Lantik Tiga Pejabat

redaksi
18 Sep 2026 17:47
Medan News 0 3
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti rendahnya jumlah kunjungan wisatawan ke Sumut yang masih berada di kisaran 200 ribu kunjungan per tahun.

Kondisi tersebut menjadi perhatian utama saat Bobby melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sumut, Jumat (18/9/2026).

Dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin (TRN), Rumah Dinas Gubernur Sumut, Bobby secara khusus menantang Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut yang baru dilantik untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke daerah ini.

“Jumlah wisatawan kita ini sangat rendah, 200 ribu kunjungan per tahun. Sedangkan di tempat lain, bahkan provinsi di negara tetangga angkanya di atas 2 juta dan kita hanya 10 persennya,” kata Bobby.

Tiga pejabat yang dilantik yakni Terang Dewi Susantri Ujung sebagai Kepala Disbudparekraf Sumut, Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, dan Evan Botung Daulay sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.

Menurut Bobby, pengembangan sektor pariwisata tidak bisa lagi mengandalkan kegiatan seremonial semata.

Pemerintah harus memiliki target yang jelas, berbasis data, dan mampu mengidentifikasi intervensi yang dibutuhkan untuk mendongkrak jumlah wisatawan.

“Saya berharap selesai pelantikan, bagaimana bisa meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event.

Bukan harus seremonial, yang terpenting berbasis data yang akurat, apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut,” ujarnya.

Bobby menegaskan, ukuran keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya dilihat dari jumlah kunjungan. Lama tinggal wisatawan dan dampak ekonomi yang ditimbulkan juga harus menjadi perhatian.

“Targetnya juga bukan hanya jumlah kunjungan, tetapi berapa lama wisatawan itu tinggal, di mana semua OPD juga mendukung Disbudparekraf,” katanya.

Selain sektor pariwisata, Bobby meminta pejabat yang baru dilantik bekerja dengan target yang terukur dan memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah.

Kepada Kepala Biro Perekonomian, Bobby meminta perhatian terhadap indikator makro ekonomi serta penguatan sinergi dengan dunia usaha, sektor pertanian, perikanan dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Perhatikan indikator makro ekonomi, dan jadilah orang tua bagi BUMD serta jangan mempersulit rencana bisnis,” tegasnya.

Sementara kepada Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, Bobby mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dan penggunaan belanja pemerintah yang tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengingatkan seluruh pejabat untuk menjauhi praktik korupsi dan pungutan liar.

“Untuk kita semua, tolong jauhi korupsi, pungli atau hal yang merugikan masyarakat, merugikan keuangan negara. Apalagi beberapa waktu lalu kita baru dengar paparan dari KPK,” ujarnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Sumut. (Reza)