Purbaya Yudhi Sadewa
MEDAN, kaldera.id – Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan 2024-2029. Dengan demikian, anak dari Bupati Nias Periode 1981-1986 Hanati Nazara ini menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Setelah mengambil sumpah dan janji menteri keuangan, Prabowo dan Suahasil sama-sama menandatangani berita acara pelantikan menteri keuangan. Keputusan ini berdasarkan Keputusan Presiden No. 97-P/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan 2024-2029.
“Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada UUD 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara, bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Suahasil dalam pengucapan sumpah jabatan di Istana Negara, Senin (14/9/2026).
Sebagai informasi, jabatan Suahasil terakhir adalah Wakil Menteri Keuangan selama 7 tahun. Dia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju pada 25 Oktober 2019 hingga Oktober 2024.
Suahasil masih melanjutkan duduk di bangku Wamenkeu dalam Kabinet Merah Putih sejak November 2024 hingga September 2026. Di posisi tersebut, dia mendampingi Menteri Keuangan dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.
Sebelumnya, dia ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (sekarang Ditjen Strategi Ekonomi dan Fiskal) pada 31 Oktober 2016.
Dia aktif di dalam dunia akademisi dengan menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada 2004–2005, Kepala Lembaga Demografi pada 2005–2008, dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009–2013.
Sebagai akademisi sekaligus praktisi di bidang ekonomi, Suahasil terlibat luas dalam mengkaji dan menyuarakan kebijakan publik. Dia pun pernah berperan sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011.
Selain itu, dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada 2009–2015, lalu Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan pada 2010–2015, serta Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional pada 2013–2014.
Suahasil juga dibekali latar belakang pendidikan di bidang ekonomi yang mentereng. Dia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994.
Setelah itu, dia melanjutkan studinya dan merih memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.) dari Cornell University, Amerika Serikat, pada 1997. Tidak berhenti di situ, Suahasil memperkuat kapasitasnya dalam bidang akademik dan kebijakan ekonomi dengan menyelesaikan program doktoral (S3).
Dia meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003. Suahasil sendiri berstatus Guru Besar Ilmu Ekonomi di FEB UI.
Suahasil merupakan anak dari Hanati Nazara, Bupati Nias Periode 1981-1986. Hanati merupakan birokrat yang bersama bersama dengan Dalimend (Bupati Nias 1976-1981) menyusun Panca Program Nias yang dijadikan pedoman pembangunan Nias selama masa pemerintahan Dalimend. Hanati juga pernah menjabat sebagai Rektor IKIP Gunungsitoli sejak tahun 1977 hingga tahun 1984. (ddtc/reza sahab)