Austria Atasi Perlawanan Yordania, Skor Akhir 3-1

redaksi
17 Jun 2026 16:36
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Austria membuka kiprahnya di Grup J Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-1 atas Yordania di Stadion San Francisco Bay Area, Rabu (17/6/2026). Meski berstatus unggulan, tim asuhan Ralf Rangnick harus bekerja keras sebelum mengamankan tiga poin penuh atas debutan Piala Dunia tersebut.

Austria tampil dominan sejak awal pertandingan dan memecah kebuntuan pada menit ke-21 melalui Romano Schmid. Gelandang serang itu melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Yordania, membawa Austria unggul 1-0. Gol tersebut menjadi pembeda setelah Austria terus menekan pertahanan lawan sepanjang babak pertama.

Namun Yordania menunjukkan bahwa mereka tidak datang hanya sebagai pelengkap. Tim yang menjalani debut di putaran final Piala Dunia itu bangkit setelah jeda dan menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui Ali Olwan. Penyerang andalan Yordania memanfaatkan celah di lini belakang Austria untuk mengubah skor menjadi 1-1 dan membangkitkan semangat rekan-rekannya.

Gol tersebut membuat pertandingan berlangsung lebih terbuka. Austria sempat mengira telah kembali unggul ketika Marko Arnautovic mencetak gol pada babak kedua. Namun setelah tinjauan VAR, gol itu dianulir karena adanya handball dalam proses terjadinya gol.

Tekanan Austria akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Berawal dari sepak pojok Marcel Sabitzer, bek Yordania Yazan Al-Arab justru membelokkan bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri tersebut membawa Austria kembali memimpin 2-1 di saat Yordania tengah berupaya mempertahankan hasil imbang.

Drama belum berakhir. Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu yang panjang, Austria memperoleh hadiah penalti setelah pelanggaran handball di kotak terlarang. Marko Arnautovic yang masuk dari bangku cadangan maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+12 untuk memastikan kemenangan Austria 3-1.

Kemenangan ini menjadi awal yang positif bagi Austria dalam persaingan Grup J, sekaligus kemenangan pertama mereka di putaran final Piala Dunia sejak 1990.

Sementara bagi Yordania, kekalahan tersebut tetap menyisakan catatan positif setelah mampu memberikan perlawanan sengit dalam laga debut mereka di ajang sepak bola terbesar dunia. (Reza)