Menang 3-2, Turki Tetap Angkat Koper, Australia Dampingi Amerika Serikat

redaksi
26 Jun 2026 17:24
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Timnas Turki menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D yang berlangsung di Stadion Los Angeles, Jumat (26/6/2026) WIB. Namun kemenangan tersebut tidak cukup untuk mengantarkan Turki ke babak 32 besar setelah mereka finis di posisi juru kunci klasemen dengan tiga poin.

Sementara itu, Amerika Serikat tetap keluar sebagai juara Grup D dengan koleksi enam poin meski harus menelan kekalahan pada pertandingan terakhir fase grup.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Amerika Serikat langsung unggul cepat pada menit ketiga melalui gol Auston Trusty yang memanfaatkan situasi bola mati untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Keunggulan tuan rumah tidak bertahan lama. Turki merespons dengan permainan menyerang dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-10 melalui Arda Guler. Gelandang muda tersebut melepaskan penyelesaian akurat yang gagal diantisipasi lini pertahanan Amerika Serikat.

Turki kemudian berbalik unggul pada menit ke-31 lewat Baris Alper Yilmaz. Gol tersebut lahir setelah memanfaatkan celah di sektor pertahanan lawan, sekaligus membawa Turki memimpin 2-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-49 ketika Sebastian Berhalter mencetak gol penyeimbang dan membuat skor berubah menjadi 2-2.

Setelah gol tersebut, kedua tim saling menekan untuk mencari kemenangan. Amerika Serikat beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap imbang.

Saat pertandingan tampak akan berakhir seri, Turki justru mencetak gol kemenangan pada masa injury time. Kaan Ayhan menjadi pahlawan setelah menjebol gawang Amerika Serikat pada menit ke-90+8 dan memastikan kemenangan 3-2 bagi tim berjuluk Crescent-Stars.

Meski meraih tiga poin, Turki tetap gagal melangkah ke fase gugur karena hanya mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan dan finis di dasar klasemen Grup D.
Di pertandingan lainnya yang berlangsung di Stadion San Francisco Bay Arena, Santa Clara, Paraguay bermain imbang tanpa gol melawan Australia.

Laga berlangsung ketat dengan kedua tim sama-sama berhati-hati karena hasil pertandingan akan menentukan peluang lolos ke babak 32 besar.

Paraguay lebih banyak menguasai bola, namun gagal mengonversi sejumlah peluang menjadi gol. Sementara Australia memilih bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tidak berubah.

Hasil imbang tersebut cukup mengantarkan Australia lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup D dengan koleksi empat poin. Sementara Paraguay menempati posisi ketiga dengan poin yang sama, namun kalah produktivitas gol dari Australia.

Meski demikian, Paraguay masih memiliki peluang untuk melaju ke fase gugur melalui jalur peringkat ketiga terbaik dan harus menunggu hasil pertandingan dari grup lain. (Reza)