Mimpi Belanda Hancur di Monterrey, Maroko Lolos Lewat Drama Adu Penalti

redaksi
30 Jun 2026 12:39
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Timnas Belanda harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah kalah 2-3 dalam adu penalti dari Maroko pada babak 32 besar di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu. Maroko pun melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Kanada.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Maroko tampil lebih agresif dan beberapa kali mengancam melalui Achraf Hakimi, Ismael Saibari, serta Bilal El Khannouss. Namun kiper Belanda Bart Verbruggen tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting. Sementara itu, Yassine Bounou juga mampu meredam peluang yang didapat Cody Gakpo dan Brian Brobbey.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72.

Berawal dari serangan yang dibangun di sisi kiri, Crysencio Summerville mengirim umpan ke area berbahaya yang disambut Cody Gakpo. Penyerang Liverpool itu melepaskan penyelesaian akurat untuk membawa Belanda unggul 1-0. Gol tersebut membuat Belanda berada di ambang tiket babak 16 besar.

Namun ketika kemenangan sudah di depan mata, Maroko berhasil memaksakan laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Pada menit ke-90+1, Chemsdine Talbi mengirim umpan ke dalam kotak penalti yang disambut Issa Diop dengan sundulan keras. Bola meluncur ke gawang tanpa mampu dihentikan Verbruggen dan mengubah skor menjadi 1-1.

Pada babak tambahan waktu, Maroko kembali lebih dominan. Hakimi bahkan sempat membentur mistar gawang Belanda. Meski demikian, tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam adu penalti, Maroko unggul 3-2.

Penendang Maroko yang berhasil mencetak gol adalah Soufiane Rahimi, Chemsdine Talbi, dan Ismael Saibari. Sementara Achraf Hakimi gagal menjalankan tugasnya dan satu eksekutor lainnya juga tidak mampu menambah gol.

Di kubu Belanda, Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst sukses menjalankan tugas sebagai algojo. Namun Justin Kluivert gagal setelah tendangannya mengenai tiang gawang, Quinten Timber menendang bola ke luar lapangan, dan Crysencio Summerville gagal setelah sepakannya ditepis Yassine Bounou.

Pahlawan kemenangan Maroko adalah kiper Yassine Bounou. Selain tampil solid sepanjang pertandingan, penjaga gawang Sevilla tersebut melakukan penyelamatan krusial terhadap tendangan Summerville yang menjadi penentu kemenangan timnya. Ismael Saibari kemudian menyempurnakan kemenangan Maroko lewat penalti terakhir yang memastikan skor adu penalti 3-2.

Kemenangan ini membawa Maroko melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Kanada. Sebaliknya, Belanda harus pulang lebih awal meski sempat berada di ambang kemenangan hingga masa injury time babak kedua.