HUT ke-80 Deli Serdang, Bupati Asri Ludin Paparkan Deretan Capaian Pembangunan dan Target Besar Daerah

redaksi
1 Jul 2026 20:30
Medan News 0 11
4 menit membaca

 

DELI SERDANG, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 melalui Sidang Paripurna Istimewa DPRD Deli Serdang yang digelar di Gedung DPRD Deli Serdang, Rabu (1/7/2026).

Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri tersebut, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama satu setengah tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.

Menurut Asri Ludin, peringatan hari jadi daerah tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi ajang refleksi terhadap hasil pembangunan yang telah dicapai serta komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semangat yang ingin kita bangun melalui peringatan Hari Jadi Kabupaten Deli Serdang ke-80 ini adalah bahwa kemajuan daerah harus dibuktikan melalui pelayanan yang semakin baik, pembangunan yang semakin merata, dan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat,” ujar Asri Ludin.

Salah satu capaian yang menjadi sorotan berada pada sektor kesehatan. Pemkab Deli Serdang berhasil meningkatkan jumlah warga yang mendapatkan jaminan kesehatan yang dibiayai pemerintah menjadi 526.486 jiwa pada tahun 2026 atau bertambah 249.406 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut mengantarkan Deli Serdang meraih status Universal Health Coverage (UHC), dengan target meningkat menjadi UHC Prioritas pada akhir tahun 2026.

Selain itu, Deli Serdang juga mencatat prestasi sebagai penerima penghargaan Kabupaten Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda. Penghargaan tersebut menjadi yang pertama diraih Deli Serdang sekaligus satu-satunya daerah di Sumatera Utara yang memperoleh kategori tersebut.

Di bidang kesehatan, daerah ini juga mencatat capaian imunisasi kejar tertinggi nasional serta cakupan imunisasi bayi, baduta, dan zero dose tertinggi kedua di Indonesia.

Tak hanya itu, Deli Serdang juga menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sumatera Utara yang meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Nindya pada tahun 2025.

Pada sektor pendidikan, Pemkab Deli Serdang terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program bantuan. Sebanyak 900 siswa SD dan 4.109 siswa SMP menerima bantuan perlengkapan sekolah. Pemerintah daerah juga menyalurkan beasiswa kepada 700 siswa SD dari keluarga kurang mampu, 300 siswa SMP, serta anak-anak berkebutuhan khusus.

Melalui Program Guru Senyum, pemerintah memberikan insentif kepada 2.100 guru mengaji, 100 guru sekolah minggu, serta 110 guru pendidik anak berkebutuhan khusus.

Selain itu, sekolah rakyat berbasis asrama untuk jenjang SD, SMP dan SMA dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru.

“Di setiap sekolah SD dan SMP telah dipasang spanduk bertuliskan Sekolah Gratis sebagai bentuk komitmen kami memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan dasar tanpa terbebani biaya,” katanya.

Di sektor infrastruktur, Pemkab Deli Serdang meningkatkan alokasi anggaran belanja modal untuk jalan, jaringan, dan irigasi menjadi Rp553 miliar pada tahun 2026.

Nilai tersebut meningkat 20 persen dibandingkan tahun 2025, naik 23 persen dibandingkan tahun 2024, dan melonjak 75 persen dibandingkan realisasi tahun 2023.

Sementara pada sektor ekonomi, pemerintah daerah terus memperkuat pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui pendampingan, legalitas usaha, sertifikasi halal, sertifikasi pangan industri rumah tangga, pelatihan hingga bantuan peralatan usaha.

Hingga akhir 2025, sebanyak 3.828 usaha mikro telah bermitra, 4.526 usaha mendapatkan pendampingan, 1.796 pelaku usaha mengikuti pelatihan, dan 440 usaha mikro memperoleh dukungan pemasaran.

Berbagai program tersebut turut mengantarkan Deli Serdang meraih sejumlah penghargaan tingkat regional maupun nasional di bidang ketahanan pangan, inklusi keuangan daerah, dan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Dari sisi pendapatan daerah, Asri Ludin mengungkapkan realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga pertengahan 2026 telah mencapai 76 persen, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah mencapai 53 persen.

“Ini pertama kalinya Deli Serdang mampu mencapai angka tersebut. Kami masih memiliki waktu enam bulan dan optimistis target pendapatan daerah dapat tercapai,” ujarnya.

Asri Ludin mengakui masa kepemimpinannya yang baru berjalan sekitar 18 bulan masih belum cukup untuk menjawab seluruh harapan masyarakat. Namun ia optimistis dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pembangunan Deli Serdang akan terus bergerak lebih cepat.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Deli Serdang sebagai tuan rumah Hari Ulang Tahun Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-26 juga menjadi peluang besar untuk memperkuat promosi daerah, menarik investasi, serta memperluas kerja sama antarwilayah.

“Perjalanan 80 tahun Kabupaten Deli Serdang adalah tonggak sejarah yang patut disyukuri. Dengan persatuan, kerja keras, kolaborasi, dan dukungan seluruh masyarakat, saya yakin Deli Serdang akan semakin maju, berdaya saing, dan semakin menyejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri mengatakan sidang paripurna istimewa tersebut menjadi momentum evaluasi bersama terhadap perjalanan pembangunan daerah.

Menurutnya, seluruh elemen harus terus menjaga kebersamaan dan memperkuat sinergi untuk meningkatkan daya saing daerah, kualitas pelayanan publik, kemudahan berusaha, serta kesejahteraan masyarakat Deli Serdang.  (Reza)