Eko Purdjianto
MEDAN, kaldera.id — PSMS Medan dipastikan aman dari degradasi di Liga 2 Indonesia musim 2025/2026.
Hasil ini membuat Ayam Kinantan kini berperan sebagai penentu nasib tim lain yang masih bersaing menuju promosi.
Kepastian itu didapat usai PSMS menang 1-0 atas Sriwijaya FC pada laga pekan lalu. Meski bermain dengan 10 orang sejak awal pertandingan, PSMS mampu mengamankan kemenangan lewat gol cepat Felipe Cadenazzi pada menit ke-4.
Hasil tersebut sekaligus mengakhiri tekanan yang sebelumnya membayangi PSMS akibat gagal memenuhi target promosi. Kini, tim asal Medan itu tampil lebih lepas dalam sisa pertandingan musim ini.
Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menegaskan timnya tetap akan bermain maksimal, terutama pada laga kandang terakhir.
“Semua pemain siap tampil penuh, kecuali Sadam yang belum 100 persen fit. Kemenangan atas Sriwijaya menjadi motivasi besar. Kami ingin menutup laga kandang dengan hasil terbaik,” ujarnya dalam konferensi pers di Stadion Utama Sumut, Jumat (24/4/2026).
Dengan kondisi tersebut, PSMS berpotensi memengaruhi peluang tim lain yang tengah berjuang naik ke Liga 1 Indonesia.
Selain faktor motivasi, rekor pertemuan juga menjadi modal positif. Dalam dua laga terakhir, PSMS tidak pernah kalah, dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Sementara itu, lawan yang akan dihadapi datang dengan kondisi kurang ideal setelah kehilangan salah satu pemain akibat akumulasi kartu.
Laga kandang terakhir ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat PSMS tetap memburu kemenangan demi menjaga harga diri di hadapan pendukungnya, sekaligus berpotensi mengubah peta persaingan di papan atas Liga 2. (Reza)