Genjot PAD, Pemprov Sumut Andalkan Pajak Digital dan Optimalisasi Aset

redaksi
22 Apr 2026 23:31
Medan News 0 0 View
1 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memaparkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui skema creative financing kepada Kementerian Dalam Negeri, Rabu (22/4/2026).

Wakil Gubernur Sumut Surya menyebut langkah utama difokuskan pada digitalisasi pajak kendaraan dan optimalisasi aset daerah.

“Masyarakat kini bisa membayar pajak kendaraan secara digital, termasuk melalui QRIS dan layanan malam hari,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov Sumut meluncurkan Program Gebyar Pajak 2026 untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui sistem undian berhadiah.

Di sektor aset, Pemprov mencatat PAD dari pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) pada Triwulan I 2026 sebesar Rp560,3 juta. Sebanyak 114 aset idle juga telah diinventarisasi untuk dimanfaatkan pihak ketiga.
Pemprov turut mengembangkan sistem digital SIP-BMD untuk proses lelang dan pemanfaatan aset secara transparan.

Surya menambahkan, penguatan tata kelola keuangan dilakukan melalui penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), yang mendukung capaian opini WTP selama 11 tahun berturut-turut.

Menanggapi hal tersebut, Kemendagri meminta Pemprov Sumut terus meningkatkan inovasi, terutama pada sektor retribusi dan pembenahan BUMD yang belum optimal.

Pemanfaatan aset dan kolaborasi dengan swasta dinilai menjadi kunci untuk mendorong peningkatan PAD ke depan.  (Reza)