Hujan Tak Hentikan Kemegahan Karnaval Nusantara APEKSI di Medan

redaksi
3 Jul 2026 10:01
Medan News 0 8
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Hujan yang mengguyur Kota Medan tidak mengurangi kemeriahan Karnaval Nusantara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang digelar di kawasan Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani (Kesawan), hingga Lapangan Merdeka, Kamis (2/7/2026) malam.

Karnaval bertajuk The Sparkling of Local Heroes and Culture itu diikuti delegasi dari 98 kota se-Indonesia yang menampilkan beragam kekayaan budaya melalui atraksi seni, tarian, dan busana khas daerah masing-masing.
Meski hujan turun sepanjang kegiatan, seluruh kontingen tetap mengikuti parade hingga selesai. Ribuan warga yang memadati lokasi juga bertahan menyaksikan jalannya karnaval hingga akhir acara.

Karnaval diawali penampilan kontingen Kota Semarang dan ditutup oleh Kota Banjarmasin serta Kota Medan sebagai tuan rumah. Sepanjang rute, peserta menampilkan berbagai kreasi budaya yang menggambarkan identitas, sejarah, dan kearifan lokal daerah masing-masing.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas hadir mengenakan busana adat Melayu berwarna kuning. Sementara Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto tampil dengan pakaian adat Melayu berwarna hitam.
Ketiganya menyambut langsung para peserta karnaval yang secara bergantian menampilkan pertunjukan budaya di hadapan tamu undangan dan masyarakat.

Usai kegiatan, Rico Waas mengapresiasi seluruh peserta yang tetap tampil maksimal meski cuaca kurang bersahabat. Menurutnya, semangat para kontingen menjadi bukti kuatnya komitmen daerah dalam melestarikan budaya nusantara.

“Luar biasa. Kota-kota yang hadir membawa kontingen tetap tampil meskipun hujan. Ini menunjukkan kecintaan yang besar terhadap budaya Indonesia,” ujar Rico.
Rico menilai karya budaya yang ditampilkan dalam Karnaval Nusantara memiliki kualitas yang layak dipromosikan hingga tingkat internasional.

“Kita melihat begitu banyak karya luar biasa dari berbagai daerah. Budaya Indonesia sangat layak untuk ditampilkan di panggung dunia dan menjadi kebanggaan bangsa,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Ia mengaku terkesan dengan semangat peserta dan suksesnya penyelenggaraan Karnaval Nusantara di Kota Medan.

“Saya mengucapkan selamat kepada Wali Kota Medan dan seluruh panitia. Meski hujan, para peserta tetap bertahan dan menampilkan pertunjukan yang luar biasa. Saya salut dan sangat terkesan,” ujar Bima Arya.
Menurutnya, semangat para peserta mencerminkan kuatnya kolaborasi dan sinergi antar-kota yang tergabung dalam APEKSI.

“Ini menjadi simbol bahwa kota-kota di Indonesia terus bergerak maju dan siap berkolaborasi dalam berbagai kondisi,” katanya.

Karnaval Nusantara menjadi salah satu agenda utama Rakernas XVIII APEKSI di Kota Medan. Acara ditutup dengan penampilan tarian kolosal yang dibawakan sekitar 300 penari anak.
Selain dihadiri para wali kota dari 98 kota se-Indonesia, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya. (Reza)