Ini Kiat Rektor USU Usai Sembuh dari Covid-19, Ikhlas dan Masak Ikan Arsik

0
68
Rektor USU Prof Runtung SItepu (lip6)
Rektor USU Prof Runtung SItepu (lip6)

MEDAN, kaldera.id – Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia menggelar Webinar Series yang mengambil topik pembahasan “Kiat-kiat Menjalani Isolasi Mandiri”, Kamis (13/8/2020). Rektor USU Prof Runtung Sitepu pun menceritakan pengalamannya usai sembuh dari Covid-19.

Prof Runtung menyatakan, pengalamannya dalam menghadapi Covid-19 sesungguhnya tidaklah lebih berat daripada korban-korban positif Covid-19 lainnya, yang harus berjuang di rumah sakit untuk bisa sembuh dan sehat kembali seperti sediakala. “Semula, dalam berbagai pemeriksaan rapid test yang dilakukannya, saya negatif. Tapi waktu menemani menantu saya pemeriksaan swab, saya ikut swab, lalu dinyatakan positif,” katanya.

Lapang Dada Terima Hasil Swab

Meskipun demikian, ia mengaku menerima kenyataan tersebut dengan lapang dada dan memikirkan berbagai tindakan yang harus diambil segera untuk menyikapi kondisi yang dihadapinya. Antara lain dengan langsung mengumumkan kabar itu melalui media massa dengan harapan agar orang-orang yang pernah melakukan kontak erat dengan dirinya selama dua minggu terakhir dapat segera memeriksakan diri.

Selain itu, Prof Runtung juga berusaha menenangkan anggota keluarganya, terutama sang istri yang seketika syok mendengar kabar tersebut. Ia meminta anak, menantu dan cucu-cucunya untuk segera melakukan Swab dan tidak bertemu dengannya sementara waktu.

“Lalu saya memilih segera mengasingkan diri ke suatu tempat untuk menjalani karantina mandiri. Saya tidak ingin menyusahkan orang lain dan berharap tidak ada orang-orang di dekat saya yang terikut positif Covid. Termasuk sopir saya, terlebih keluarga saya. Dan kekhawatiran saya cukup terlipur dengan hasil Swab yang didapatkan seluruh keluarga besar dan orang-orang dekat saya yang negatif Covid,” kata Prof Runtung.

Berladang dan Memasak Arsik

Selama menjalani masa karantina mandiri, Prof Runtung senantiasa berpikiran positif dan terbuka serta menjalani hari-hari dengan melakukan hobi yang sangat digemarinya, yakni berladang. Dengan beraktivitas di ladang pribadinya, ia mendapatkan suasana hati yang bergembira dan tubuh yang bugar. Kesemua itu tentu sangat memengaruhi dan meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh yang dimilikinya. Selain berladang, Prof Runtung juga kerap memasak; hobinya yang lain. Ia gemar memasak beraneka menu favoritnya, seperti arsik ikan mas dan menu tradisional Karo lainnya.

Dalam menguraikan pengalamannya, Rektor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepadanya dengan memberikan berbagai macam obat-obatan, ramuan-ramuan, vitamin, madu dan segala macam barang yang bertujuan untuk segera memulihkan dirinya dari sakit tersebut.

“Saya sangat terharu dengan seluruh perhatian luar biasa yang diberikan oleh banyak pihak kepada saya. Bahkan, saking banyaknya obat-obatan dan ramuan yang diberikan, banyak juga yang tak sempat saya gunakan. Namun nantinya seluruh obat-obatan itu akan saya sumbangkan kepada orang-orang dengan nasib sama seperti yang saya alami kemarin. Semoga dapat juga membawa kesembuhan bagi mereka,” kata Rektor.

Patuhi Protokol Kesehatan

Pada bagian akhir, Rektor USU mengimbau agar seluruh keluarga besar Universitas Sumatera Utara dan seluruh masyarakat luas terus disiplin menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mengingat di mana saja dan kapan saja kita semua bisa terpapar Covid-19. “Imbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah untuk antisipasi dan penanganan Covid-19 harus dijalankan dengan kesadaran bahwa semua itu diterapkan untuk melindungi kesehatan dan keamanan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Selain Rektor USU, narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan itu adalah Konsultan Paru RS USU Dr dr Bintang YM Sinaga, M Ked (Paru), Sp P (K), Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Medik (PDGMI) Cabang Sumut Prof Dr dr Dina Keumala Sari, M Gizi, Sp GK, Kepala Unit Rehabilitasi Medik RS USU dr Tari Mediyanti , Sp KFR dan Kepala SMF Psikiatri RS USU Dr dr Elmeida Effendy, M Ked, Sp KJ.

Perbincangan dengan Rektor USU dipandu oleh Sekretaris Universitas Sumatera Utara Prof Dr dr Farhat, M Ked (ORL-HNS), Sp THT-KL (K). Sementara Ketua Tim Surveilans RS USU dr Ivana Alona, MPH, bertindak sebagai moderator seminar. Webinar dibuka oleh Dirut RS USU, Dr dr Syah Mirsya Warli, Sp U (K) serta dihadiri Direktur Diklat, Pendidikan dan Kerjasama RS USU dr Sake Juli Marthina, SpFK selaku penanggungjawab kegiatan pengabdian masyarakat RS USU.(finta rahyuni)