Anak Yatim Nias Selatan Dikuliahkan Bobby Nasution di Medan

redaksi
18 Jul 2026 23:12
News Sumut 0 4
2 menit membaca

 

NIAS SELATAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menawarkan bantuan pendidikan dan pekerjaan kepada anak seorang nelayan yang baru saja kehilangan ayahnya di Kabupaten Nias Selatan.

Bantuan tersebut disampaikan Bobby saat melayat ke rumah duka almarhum Saharuddin Lase di kawasan Lagundri, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (18/7/2026).

Dalam kunjungan itu, Bobby bertemu langsung dengan keluarga almarhum, termasuk anak sulungnya, Raisal Dolase, yang baru lulus SMA. Selama ini, Raisal membantu ayahnya melaut dan bekerja serabutan untuk menopang kebutuhan keluarga.

Mengetahui kondisi tersebut, Bobby menawarkan agar Raisal melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Medan. Selain kuliah, Raisal juga akan dibantu mendapatkan pekerjaan sehingga tetap bisa membantu perekonomian keluarga yang kini ditopang oleh sang ibu bersama empat adiknya.

“Izin ya Bu, anak ibu kami bawa ke Medan. Kami akan kuliahkan sambil bekerja, jadi dia masih bisa membantu keuangan keluarga,” kata Bobby kepada istri almarhum, Asmida Gea.
Bobby berharap bantuan tersebut dapat membuka kesempatan yang lebih baik bagi Raisal sekaligus meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan itu, Bobby juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan berharap mereka diberi ketabahan menghadapi musibah tersebut.

Ia mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk memberikan perhatian kepada keluarga yang kehilangan tulang punggung keluarga, termasuk anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.

“Sebagai orang yang beriman tentu kita harus ikhlas walaupun ini berat. Saya harap pemerintah daerah dan masyarakat ikut memperhatikan keluarga almarhum, begitu juga anak-anak yatim lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Raisal Dolase mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Gubernur Sumut. Menurutnya, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sambil bekerja merupakan peluang yang sangat berarti bagi masa depannya.

Meski demikian, Raisal mengatakan akan terlebih dahulu membicarakan tawaran tersebut bersama keluarganya sebelum mengambil keputusan.
“Tentu senang bisa kuliah dan bekerja, tetapi kami musyawarahkan dulu karena saya punya empat adik,” katanya. (Reza)