Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Prof Dr Syahrin Harahap, MA
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Prof Dr Syahrin Harahap, MA

MEDAN, kaldera.id – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Prof Dr Syahrin Harahap, MA, menegaskan pengembangan keilmuan di UIN Sumut diarahkan pada kesejahteraan umat.

“Karena tujuan (goal) dari studi Islam, ilmu untuk menyejahterakan umat,” kata Prof Syahrin saat membuka 1st International Conference on Sciences Development and Technology (ICoSDTech I), yang digelar Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sumut, Kamis (4/11/2021).

Konferensi ini digelar secara daring (online) dan luring, dari Karibia Boutique Hotel, Medan. Dalam paparannnya, Syahrin berharap konferensi ini dapat melahirkan aksi agar mahasiswa dan lulusan UIN Sumut yang menguasai penerapan ilmu dan teknologi.

Prof Syahrin menyampaikan alur Filsafat Teknologi. Berawal dari akal yang diberikan Allah SWT, kemudian manusia berpikir lahirlah filsafat. Kemudian filsafat melahirkan logika yang menjadi embrio matematika. Kata dia, matematika lalu melahirkan teknologi dan industri.

Karena kata Syahrin, harus diakui, saat ini umat Islam lebih banyak berkutat sampai di tahap matematika dan sebagian menguasai teknologi. Tapi belum sampai pada penguasaan industri.

“Harapan kita semua, dengan kegiatan semacam ini, UIN Sumut dapat melahirkan lulusan yang tidak saja mengusai teknologi tapi juga membangun dan menguasai industri sebagai ujung dari filsafat teknologi itu. Dengan cara itulah, ilmu dalam konteks paradigma Wahdatul Ulum, dapat menyejahterakan umat,” pungkasnya.

Dekan FST, Dr Muhammad Syahnan, MA, mengatakan, konferensi internasional ini memiliki tema “Science Development and Technology in the New Normal”.

“Ini merupakan respon dari FST, terhadap situasi terkini dunia. Merespon isu pandemi dan perubahan iklim yang menjadi pembahasan global,” kata Syahnan didamping Wakil Dekan I FST, Dr Abdul Halim Daulay.

Syahnan juga menyampaikan terimakasih pada peserta dan pembicara dalam konferensi ini antara lain Prof Dr Budi Setiadi Daryono (Universitas Gadjah Mada), Prof Dr Anton Abdulbasah Kamil (Istanbul Gelisim University, Turki), Prof Hsiang-Lin (National Taiwan Normal University) dan Phaklen Ehkan (University Malaysia Perlis)

Ali Ikhwan, M.Kom, Ketua Panitia Konferensi Internasional, mengatakan, pihaknya menerima puluhan artikel ilmiah yang dipresentasikan dalam konferensi ini. “Yang terpilih akan diterbitkan di jurnal bereputasi Scopus atau Sinta,” tukasnya.(yogo tobing)