Proyek Tanggul Batang Serangan Dilaksanakan Tahun Ini, Rp45 Miliar Digelontorkan

redaksi
29 Jan 2026 11:31
Medan News 0 7
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara memastikan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, dilaksanakan pada 2026.

Proyek ini menjadi langkah darurat menyusul abrasi sungai yang kian mengancam permukiman warga.

Pemprov Sumut mengalokasikan anggaran Rp45 miliar untuk proyek tersebut, yang masuk dalam Proyek Strategis Daerah (PSD) sektor infrastruktur pengendalian banjir.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas PUPR Sumut, Rizal Hasibuan, menegaskan pembangunan tanggul permanen akan dilakukan sepanjang 800 meter dan ditargetkan mulai berjalan setelah proses kontrak rampung pada Maret 2026.

“Untuk tahun 2026 ada kita tampung dana itu, Rp45 miliar, salah satunya untuk menangani Sungai Batang Serangan,” ujar Rizal usai temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (28/1/2026).

Ia menyebutkan, sebelum pembangunan permanen dimulai, Pemprov Sumut telah melakukan penanganan darurat dengan membangun tanggul semi permanen menggunakan alat berat guna menahan abrasi dan luapan sungai.

“Pada masa tanggap darurat sudah dibangun tanggul semi permanen. Tahun 2026 ini kita bangun permanen karena anggarannya sudah tersedia,” katanya.

Pembangunan tanggul Sungai Batang Serangan menjadi bagian dari komitmen Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir dan melindungi kawasan permukiman rawan bencana.

Lokasi tersebut juga telah ditinjau langsung oleh Gubernur Bobby Nasution pada akhir 2025.

Selain Batang Serangan, Pemprov Sumut juga menyiapkan sejumlah proyek pengendalian banjir lainnya pada 2026, di antaranya rehabilitasi Waduk Tanjungpura di Langkat, perkuatan tebing Sungai Aek Haidupan sepanjang 150 meter di Kabupaten Tapanuli Utara, serta perkuatan tebing Sungai Gomo sepanjang 100 meter di Kabupaten Nias Selatan. (Reza)