M Salah tetap menjadi andalan Mesir saat melawan Belgia
MEDAN, kaldera.id – Belgia dan Mesir akan memulai perjalanan mereka di Grup G Piala Dunia 2026 saat bentrok di Seattle Stadium, Seattle, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi laga penentu awal perebutan posisi puncak grup yang juga dihuni Iran dan Selandia Baru.
Di atas kertas, Belgia lebih diunggulkan. Tim asuhan Rudi Garcia datang dengan kombinasi pemain senior dan generasi baru. Nama-nama seperti Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Thibaut Courtois, dan Jeremy Doku masih menjadi tulang punggung The Red Devils.
Garcia menegaskan timnya harus langsung mengambil inisiatif permainan dan menganggap laga perdana ini layaknya final. Belgia juga bertekad menghapus kenangan buruk setelah gagal lolos dari fase grup pada edisi 2022.
Sementara itu, Mesir datang dengan optimisme tinggi meski berstatus underdog. Pelatih Hossam Hassan mengandalkan ketajaman Mohamed Salah dan Omar Marmoush untuk mengancam pertahanan Belgia melalui skema serangan balik cepat.
Mesir bahkan memiliki modal psikologis cukup baik. Dalam pertemuan terakhir kedua tim pada laga uji coba tahun 2022, The Pharaohs mampu menundukkan Belgia dengan skor 2-1.
Secara taktik, Belgia diperkirakan menguasai bola melalui kreativitas De Bruyne dan kecepatan Doku dari sektor sayap. Lukaku akan menjadi target utama di kotak penalti. Sebaliknya, Mesir kemungkinan bermain lebih rapat, menunggu celah sebelum melancarkan serangan balik melalui Salah dan Marmoush yang memiliki kecepatan di ruang terbuka.
Meski Mesir berpotensi merepotkan lawan lewat transisi cepat, kedalaman skuad dan pengalaman Belgia di level elite membuat mereka sedikit lebih difavoritkan. Belgia juga masih menempati posisi yang lebih tinggi dalam peringkat FIFA dibanding Mesir.
Laga diprediksi berlangsung ketat pada babak pertama. Namun jika Belgia mampu memaksimalkan dominasi penguasaan bola dan meminimalkan ruang bagi Salah, peluang mereka meraih tiga poin perdana cukup besar. (Reza)