Bobby Nasution: Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar Sudah Lama Dilarang

redaksi
26 Agu 2026 23:07
Medan News 0 6
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar sudah lama disosialisasikan kepada masyarakat, bahkan sebelum terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 1 Tahun 2026 terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pernyataan itu disampaikan Bobby menanggapi arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta kepala daerah memperketat pengawasan terhadap pembukaan lahan dengan cara dibakar di tengah meningkatnya kasus karhutla di sejumlah wilayah Indonesia.

“Kita selalu sosialisasikan, bukan hanya sekarang tapi dari tahun lalu,” kata Bobby kepada wartawan di Medan, Rabu (26/8/2026).

Menurut Bobby, Pemprov Sumut telah melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk mengedukasi warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kita juga sudah bentuk organisasi-organisasi yang langsung ke masyarakat dan itu tujuannya untuk mensosialisasikan apa yang sudah kita lakukan dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Selain sosialisasi, Pemprov Sumut juga membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan karhutla yang melibatkan masyarakat di tingkat lokal.

“Bahkan sejak tahun 2025 kemarin kita sudah membentuk satgas-satgas yang melibatkan masyarakat sekitar langsung untuk mengedukasi agar tidak ada pembukaan lahan melalui pembakaran,” katanya.

Bobby menjelaskan sejumlah titik kebakaran lahan yang sempat terjadi di Sumut dalam beberapa waktu terakhir dapat ditangani dengan cepat. Luas lahan yang terbakar juga relatif kecil dibandingkan daerah lain yang saat ini menghadapi karhutla.

“Kemarin juga kita telah cek ke lapangan, ada beberapa titik, tapi cakupannya tidak terlalu besar. Ada yang dua hektare, lima hektare, dan langsung selesai dipadamkan dalam hitungan hari, bahkan di bawah dua hari,” ujarnya.

Saat ini sejumlah daerah di Indonesia seperti Riau, Sumatera Selatan, dan beberapa wilayah di Kalimantan masih menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan seiring meningkatnya musim kemarau. (Reza)