Bank Sumut mendukung digitalisasi layanan Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) melalui penggunaan Kartu Smartcash sebagai alat pembayaran nontunai.
DELISERDANG, kaldera.id – Bank Sumut mendukung digitalisasi layanan Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) melalui penggunaan Kartu Smartcash sebagai alat pembayaran nontunai.
Dukungan tersebut ditandai dengan pembagian Kartu Smartcash kepada masyarakat dan undangan saat peluncuran tahap awal BRT Mebidang di Terminal Lubuk Pakam, Deli Serdang, Rabu (19/8/2026).
Kartu Smartcash dapat digunakan untuk membayar perjalanan BRT Mebidang dengan cara menempelkan kartu pada mesin pembaca yang tersedia di dalam bus. Sistem ini dirancang untuk membuat transaksi lebih cepat, praktis, dan aman.
Direktur TI dan Operasional Bank Sumut Sandhy Sofian mengatakan penggunaan Smartcash menjadi bagian dari dukungan Bank Sumut terhadap transformasi transportasi publik yang dikembangkan pemerintah.
“Bank Sumut ingin hadir sebagai bagian dari proses transformasi yang dilakukan pemerintah. Dukungan ini kami wujudkan melalui inovasi layanan perbankan yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat digitalisasi layanan publik,” kata Sandhy.

Menurutnya, pengembangan transportasi publik tidak hanya membutuhkan penambahan armada, tetapi juga ekosistem layanan yang memudahkan masyarakat. Sistem pembayaran nontunai menjadi salah satu bagian penting dalam membangun transportasi publik yang modern.
“Digitalisasi harus memberikan kemudahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui Smartcash, kami menghadirkan alternatif pembayaran yang sederhana, cepat, dan aman,” ujarnya.
BRT Mebidang saat ini memasuki tahap uji coba pengoperasian bus listrik dengan skema Buy The Service (BTS). Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan penambahan armada secara bertahap hingga 30 bus listrik pada Desember 2026.
Armada tersebut direncanakan melayani Koridor 1 Teladan-Terminal Lubuk Pakam dan Koridor 2 Simpang Barat-Binjai. Pengembangan BRT juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas transportasi di kawasan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
Integrasi sistem pembayaran ditargetkan terus diperluas hingga 2027 sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan transportasi antarkoridor dengan transaksi yang lebih mudah.
Bagi Bank Sumut, keterlibatan dalam pengembangan ekosistem pembayaran BRT Mebidang merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis pemerintah, sekaligus upaya mendorong digitalisasi layanan publik dan konektivitas ekonomi di kawasan Mebidang. (Reza)