Margaret MS
MEDAN, kaldera.id — Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, mendapat dukungan Anggota DPRD Medan Margaret MS. Ia meminta Pemko Medan ikut mempercepat realisasi program yang digagas Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut.
Menurut Margaret, KNMP berpeluang mengubah kawasan pesisir Medan Labuhan menjadi kawasan perikanan yang lebih terpadu sekaligus membuka ruang peningkatan kesejahteraan nelayan.
“Konsep KKP ini sangat bagus dan kita apresiasi. Dimana akan memodernisasi kawasan pesisir terpadu yang menyatukan seluruh ekosistem perikanan dalam satu wilayah,” ujar Margaret kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).
Politisi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Medan Utara itu menilai program KNMP sejalan dengan perhatian Pemko Medan terhadap pembangunan kawasan Medan Utara.
“Kita ketahui, 30 persen alokasi anggaran dari APBD Pemko Medan diperuntukkan perbaikan pembangunan wilayah Medan Utara. Kita dukung dan kita support,” katanya.
Margaret juga meminta seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha dan masyarakat Medan Labuhan, ikut mendukung pelaksanaan program tersebut. Masyarakat, menurutnya, perlu dilibatkan dalam menentukan kebutuhan yang paling mendesak di kawasan pesisir.
“Tujuannya sangat positif untuk perbaikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kawasan pesisir,” ungkapnya.
Rencana KNMP tersebut sebelumnya dibahas jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam audiensi di Balai Kota Medan.
Rico mendukung percepatan program tersebut agar manfaatnya segera dirasakan nelayan, mulai dari peningkatan hasil tangkapan hingga kepastian harga jual.
“KNMP harus segera dilaksanakan, karena manfaatnya sangat baik untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan kesejahteraan nelayan,” ujar Rico.
Rico juga menyoroti persoalan rantai distribusi hasil tangkapan. Menurutnya, pembangunan kawasan nelayan harus dibarengi sistem distribusi yang memberikan posisi lebih adil bagi nelayan.
“Yang terpenting kita harus bisa memastikan alur distribusi hasil tangkapan berjalan transparan, menjamin nilai jual di pasaran sesuai dengan keringat yang dikeluarkan nelayan, serta memastikan setiap nelayan mendapatkan bagian dan manfaat yang adil,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Sah PPK KNMP, Lufti F. Purba, mengatakan kolaborasi dengan Pemko Medan diperlukan agar pembangunan infrastruktur KNMP sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Melalui KNMP, kami membawa konsep modernisasi kawasan pesisir terpadu yang menyatukan seluruh ekosistem perikanan dalam satu wilayah,” ungkapnya.
Audiensi KKP bersama Pemko Medan turut dihadiri Kepala Bappeda Kota Medan Ferri Ichsan, Kepala Dinas Ketapang Pertanian dan Perikanan Ahmad Untung Lubis, Kepala Dinas Perkimcikataru John Ester Lase, serta Camat Medan Labuhan Elias Padang. (Reza)