Erfin Fachrurrazi
MEDAN, kaldera.id — Pemerintah Kota (Pemko) Medan mempercepat persiapan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dengan memastikan kesiapan lahan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat.
Komitmen tersebut ditegaskan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi saat memimpin Diskusi Teknis Rencana Pematangan Lahan PSEL di Balai Kota Medan, Sabtu (26/9/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Deputi Ekonomi Sirkuler dan Dampak Lingkungan Kemenko Pangan RI Rofi Al Hanif, Director of Technical and Operations Danantara Dimas Adi Wibowo, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.
Erfin menegaskan proyek PSEL menjadi salah satu agenda strategis yang mendapat perhatian khusus dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Karena itu, seluruh tahapan persiapan diminta berjalan cepat agar target peletakan batu pertama atau groundbreaking pada awal Januari 2027 dapat terealisasi.
Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan kota, tetapi juga menyangkut kualitas pelayanan publik yang menjadi kewajiban pemerintah daerah.
“Sejak awal, Bapak Wali Kota berulang kali mengingatkan kami untuk memberikan perhatian penuh pada proyek ini. Kami di Pemko Medan sudah menyiapkan pembiayaan dan ketersediaan lahannya. Fokus utama kami adalah memastikan Pemko Medan benar-benar siap mendukung penuh saat groundbreaking nanti,” ujar Erfin.
Meski demikian, Erfin mengingatkan bahwa percepatan pekerjaan tidak boleh mengabaikan aspek teknis. Seluruh proses pematangan lahan harus memenuhi spesifikasi dan persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah pusat agar tidak menimbulkan kendala pada tahap pembangunan berikutnya.
“Kami terus berkoordinasi supaya aspek-aspek spesifikasi dari pematangan lahan ini sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan pemerintah pusat,” katanya.
Diskusi teknis tersebut difokuskan pada sinkronisasi kebutuhan lahan, kesiapan infrastruktur pendukung serta berbagai persyaratan teknis yang harus dipenuhi sebelum proyek memasuki tahap konstruksi.
Pemko Medan menilai keberadaan PSEL menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan yang terus meningkat setiap tahun. Selain mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan energi listrik dari proses pengolahan sampah.
Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan, Pemko Medan menargetkan seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga proyek strategis tersebut segera memasuki tahap pembangunan fisik.
Hasil diskusi teknis ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan langkah lanjutan guna memastikan proyek PSEL berjalan sesuai jadwal dan mampu memberikan manfaat bagi pengelolaan lingkungan serta kebutuhan energi di Kota Medan. (Reza)