PSMS Taklukkan PSGC 2-1, Phillerson Borong 2 Gol

redaksi
31 Okt 2026 21:53
Medan News 0 5
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan membawa pulang tiga poin dari markas PSGC Ciamis setelah menang 2-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (31/10/2026) sore. Phillerson menjadi penentu kemenangan Ayam Kinantan lewat dua golnya, sementara tuan rumah hanya mampu membalas melalui penalti Ezekhiel Ndouassel pada masa tambahan waktu.

Kemenangan ini terasa penting bagi PSMS karena diraih di kandang lawan tanpa diperkuat striker Javier Siverio yang absen akibat sanksi kartu merah. Di tengah tekanan suporter tuan rumah, skuad asuhan Eko Purdjianto mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir.

PSMS membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui Phillerson. Winger asal Brasil itu kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang turun minum. Memanfaatkan umpan Ikhsan Chan pada menit 45+2, Phillerson menggiring bola untuk mencari ruang tembak sebelum melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi kiper PSGC, Yofan Pranata. PSMS menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Memasuki babak kedua, PSGC meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. PSMS berusaha mempertahankan keunggulan sambil mencari peluang menambah gol.



Namun, tuan rumah mendapat kesempatan memperkecil skor setelah PSMS melakukan kesalahan di lini pertahanan. Ezekhiel Ndouassel yang menjadi eksekutor penalti sukses menaklukkan Rudi N Rajak pada menit 90+7.

Gol tersebut membuat pertandingan semakin menegangkan pada sisa waktu. Meski begitu, PSMS mampu menjaga keunggulan 2-1 hingga peluit panjang dibunyikan.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, bersyukur atas kemenangan tersebut. Ia menilai tambahan tiga poin dari pertandingan tandang menjadi hasil penting bagi timnya.

“Alhamdulillah, hasil yang patut kita syukuri. Dapat tiga poin lagi, walaupun laga away. Kita patut bersyukur,” kata Eko seusai pertandingan.

Eko juga memuji perjuangan para pemain yang mampu mempertahankan keunggulan hingga menit terakhir, meskipun gawang PSMS akhirnya kebobolan melalui titik penalti.

“Perjuangan pemain luar biasa sampai menit terakhir pertandingan. Walaupun tadi terlepas ada penalti, yang pasti kita syukuri dapat poin penuh hari ini,” ujarnya.

Menurut Eko, kemenangan tersebut merupakan hasil dari kedisiplinan pemain dalam menjalankan pola permainan yang telah dipersiapkan selama latihan.

“Kami bermain dengan pola permainan sendiri. Yang pasti perjuangan pemain luar biasa, terlihat dari latihan beberapa hari ini, terlepas Ciamis main seperti apa,” tutur mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.

Meski menang, Eko menegaskan PSMS tidak boleh meremehkan lawan. Ia juga menyoroti ancaman yang diberikan striker PSGC, Ezekhiel Ndouassel, yang berhasil mencetak gol melalui penalti.

“Semua pertandingan kita waspadai. Salah satunya dari Ciamis itu striker Ezekhiel Ndouassel, terbukti dia mencetak gol dari titik penalti,” katanya.

Penyerang PSMS, Taufik Hidayat, turut menyambut positif kemenangan di kandang PSGC. Menurutnya, tiga poin dari laga tandang menjadi modal penting untuk menjaga peluang tim bersaing memperebutkan tiket promosi.

“Alhamdulillah, bisa mencuri poin di kandang lawan. Ini bagus buat tim kita. Semoga kita bisa konsisten terus ke depannya dan bisa lolos, insyaallah, ke Liga 1,” ujar Taufik.

Setelah kemenangan di Ciamis, PSMS langsung dihadapkan pada pertandingan berikutnya di I.League Cup melawan Persija Jakarta, Selasa (3/11/2026) pukul 19.00 WIB. Laga tersebut akan berlangsung di kandang PSMS, Stadion Utama Sumatera Utara.

Eko memastikan timnya akan menyiapkan pemain terbaik untuk menghadapi Persija.

“Yang pasti kita persiapkan. Pemain yang kita mainkan yang terbaik. Kita main di home, apalagi lawan kita Persija,” kata Eko.

Tambahan tiga poin membuat PSMS kini mengoleksi 17 poin dari delapan pertandingan dan menempel pemuncak klasemen sementara Grup A, PSPS Pekanbaru, yang mengumpulkan 19 poin. Hasil di Ciamis menjadi modal bagi Ayam Kinantan untuk menjaga persaingan di papan atas sekaligus melanjutkan upaya mengejar target promosi ke Liga 1 atau Super League.  (Reza)