PSMS Waspadai Persiraja, Eko Siapkan Rotasi Pemain

redaksi
6 Nov 2026 12:22
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan membidik kemenangan saat menjamu Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (7/11/2026) pukul 19.00 WIB. Pelatih Eko Purdjianto menyiapkan rotasi pemain untuk menjaga kebugaran skuad, tetapi tetap mewaspadai kekuatan Laskar Rencong.

Laga bertajuk Derby Barat Sumatera ini diprediksi berlangsung sengit. Selain rivalitas panjang kedua klub, pertandingan juga penting bagi PSMS untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen Grup A sekaligus menjaga peluang promosi.

PSMS saat ini berada di peringkat kedua dengan koleksi 17 poin. Sementara Persiraja menempati posisi ketujuh dengan sembilan poin. Meski unggul delapan poin, Eko meminta anak asuhnya tidak meremehkan tim tamu.

Dalam konferensi pers, Jumat (6/11/2026), Eko memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap menghadapi pertandingan tersebut.



“Semua pemain siap menghadapi Persiraja besok malam. Kita tahu Persiraja berada di peringkat bawah kita, tetapi mereka tetap tim yang bagus. Kita harus tetap waspada menghadapi pertandingan besok malam di kandang kita, di Stadion Utama Sumatera Utara,” kata Eko.

Kewaspadaan Eko bukan tanpa alasan. Persiraja menunjukkan tren positif setelah melakukan pergantian pelatih dari Jaya Hartono kepada M Ridwan. Perubahan tersebut dinilai memberikan warna baru terhadap permainan tim asal Aceh itu.

“Persiraja sedang dalam tren positif setelah pergantian pelatih. Makanya, kita tetap fokus dan mewaspadai kekuatan Persiraja, terutama pemain asingnya yang sangat bagus,” ujarnya.

Tim pelatih PSMS juga telah menganalisis sejumlah pertandingan Persiraja untuk membaca kekuatan dan pola permainan lawan. Namun, Eko menegaskan persiapan timnya tetap berfokus pada pembenahan internal.

“Kita sudah menganalisis beberapa pertandingan Persiraja. Namun, kita tetap fokus kepada tim sendiri. Yang pasti, besok pertandingan akan seru dan semoga hasilnya positif buat kita,” tuturnya.

Selain mengantisipasi permainan lawan, Eko harus memperhitungkan kebugaran pemain. PSMS baru saja menghadapi Persija Jakarta dalam pertandingan I.League Cup 2026/2027, Selasa (3/11/2026), yang berakhir imbang 1-1.

Jarak pertandingan yang hanya beberapa hari membuat rotasi menjadi pilihan untuk menjaga kondisi pemain. Eko memastikan perubahan komposisi kembali dilakukan saat menghadapi Persiraja.

“Kita melakukan rotasi, termasuk kemarin di I.League Cup. Untuk pertandingan besok malam juga akan ada rotasi. Semoga pemain dalam kondisi siap dan tidak ada yang cedera,” ungkapnya.

Meski demikian, Eko belum memastikan pemain yang akan masuk starting eleven. Ia masih memantau perkembangan kondisi terakhir seluruh pemain sebelum menentukan komposisi terbaik.

“Kita lihat perkembangan pemain. Mudah-mudahan semuanya siap sehingga kita bisa tampil maksimal,” tambahnya.

Gelandang muda PSMS, Pramoedya Putra Suhardi, yang turut mendampingi Eko dalam konferensi pers, juga memastikan kesiapan pemain menghadapi Persiraja. Menurutnya, jadwal padat menjadi tantangan, tetapi tidak mengurangi motivasi tim untuk meraih hasil maksimal di kandang sendiri.

“Tentunya pemain juga sudah siap. Walaupun kemarin, Selasa (3/11/2026), kita habis bermain di I.League Cup, untuk pertandingan besok malam tentunya kami siap,” ujar Pramoedya.

Dari catatan pertemuan, kekuatan kedua tim relatif berimbang. Berdasarkan statistik I.League, dalam lima pertemuan terakhir, PSMS dan Persiraja sama-sama mengoleksi dua kemenangan, sedangkan satu pertandingan lainnya berakhir imbang 1-1 pada Mei 2026.

PSMS juga pernah menelan kekalahan saat menjamu Persiraja pada Desember 2024. Ketika itu, Ayam Kinantan menyerah 1-2 dari Laskar Rencong.

Namun, PSMS memiliki modal kuat menjelang pertandingan kali ini. Sejak ditangani Eko Purdjianto, Ayam Kinantan belum pernah menelan kekalahan di kandang. Musim ini, PSMS juga sedang membukukan tiga kemenangan beruntun.

Catatan tersebut menjadi modal penting bagi PSMS untuk mempertahankan dominasi di kandang sekaligus menjaga persaingan di jalur promosi. Sebaliknya, Persiraja datang dengan ambisi mematahkan rekor tersebut dan membawa pulang poin dari Sumatera Utara. (Reza)