Liverpool Pecat Arne Slot, Iraola Kandidat Terkuat Pengganti

redaksi
30 Mei 2026 21:23
3 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Kejutan besar datang dari Anfield. Liverpool dikabarkan telah mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda, Arne Slot, setelah menjalani dua musim bersama klub Merseyside tersebut. Keputusan ini diambil menyusul evaluasi menyeluruh atas performa tim sepanjang musim 2025/2026 yang dinilai jauh dari ekspektasi.

Ironisnya, Slot meninggalkan Liverpool hanya setahun setelah mengantarkan The Reds meraih gelar Liga Inggris pada musim debutnya. Namun sepak bola modern kerap tidak memberi ruang besar bagi romantisme masa lalu. Ketika hasil tidak lagi sejalan dengan ambisi klub, perubahan menjadi pilihan yang sulit dihindari.

Musim ini Liverpool mengalami penurunan performa yang cukup signifikan. Setelah tampil sebagai juara Premier League musim lalu, mereka justru terlempar dari persaingan papan atas dan harus berjuang hingga pekan terakhir untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Penurunan kualitas permainan, melemahnya intensitas pressing yang selama bertahun-tahun menjadi identitas klub, serta performa sejumlah pemain kunci yang tidak konsisten menjadi bagian dari evaluasi internal manajemen.

Padahal, Liverpool telah melakukan investasi besar di bursa transfer. Dana ratusan juta poundsterling digelontorkan untuk memperkuat skuad, namun hasil di lapangan tidak mampu memenuhi harapan para pendukung maupun pemilik klub. Situasi tersebut membuat manajemen menilai perlunya arah baru bagi proyek jangka panjang Liverpool.

Iraola Jadi Favorit

Seiring kepergian Slot, nama yang paling sering dikaitkan dengan kursi pelatih Liverpool adalah Andoni Iraola.
Pelatih asal Spanyol itu baru saja mengakhiri masa kerjanya bersama Bournemouth setelah sukses mengubah klub tersebut menjadi salah satu tim paling menarik di Premier League. Di bawah arahannya, Bournemouth berkembang menjadi tim yang agresif, berani menekan lawan sejak area pertahanan mereka, dan mampu bersaing melawan klub-klub yang memiliki sumber daya lebih besar.

Keberhasilan membawa Bournemouth menembus kompetisi Eropa membuat reputasi Iraola meningkat drastis di kalangan pengamat sepak bola Eropa. Tidak mengherankan jika sejumlah klub besar seperti AC Milan, Bayer Leverkusen, hingga Liverpool disebut-sebut tertarik menggunakan jasanya.

Mengapa Liverpool Tertarik?

Liverpool selama era Jürgen Klopp dikenal dengan sepak bola berintensitas tinggi. Ketika Slot datang, banyak pihak berharap identitas tersebut tetap dipertahankan. Namun dalam perjalanannya, Liverpool justru dinilai kehilangan sebagian karakter yang selama ini menjadi kekuatan utama mereka.

Iraola menawarkan sesuatu yang berbeda. Sebagai mantan pemain Athletic Bilbao yang pernah bekerja di bawah Marcelo Bielsa, ia dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan pressing agresif, transisi cepat, dan permainan vertikal. Filosofi tersebut dianggap lebih dekat dengan identitas sepak bola Liverpool yang berkembang pada era Klopp.

Selain itu, Iraola memiliki reputasi sebagai pelatih yang mampu meningkatkan kualitas pemain dan memaksimalkan potensi skuad tanpa harus selalu bergantung pada belanja besar. Kemampuan itu terlihat ketika ia sukses membawa klub-klub seperti Mirandés, Rayo Vallecano, dan Bournemouth melampaui ekspektasi banyak pihak.

 

Tantangan Besar Menunggu

 

Meski menjadi kandidat favorit, pekerjaan yang menanti Iraola tidak akan mudah. Liverpool masih berada dalam fase transisi setelah berakhirnya era Klopp. Beberapa pemain senior diperkirakan akan meninggalkan klub, sementara regenerasi skuad harus terus berjalan. Di sisi lain, tuntutan untuk segera kembali bersaing dalam perebutan gelar Premier League dan Liga Champions tidak pernah berkurang.

Untuk saat ini, Liverpool belum memberikan pengumuman resmi terkait pengganti Slot. Namun berbagai laporan media Inggris dan Eropa menunjukkan bahwa nama Andoni Iraola berada di posisi terdepan dalam daftar calon pelatih baru The Reds. Jika kesepakatan tercapai, Anfield kemungkinan akan segera menyambut seorang pelatih yang datang membawa filosofi sepak bola menyerang dan energi baru bagi masa depan Liverpool.(red/rfi)